Mengurai Hadis Tahnik dan Gerakan Anti Vaksin

Anif Yuni Muallifah
Journal article Jurnal Living Hadis • 2017 Indonesia

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 17 pages)

Abstrak

Yogyakarta pada bulan Juli 2017 gempar dengan berita adanya beberapa sekolah berbasis agama yang menolak vaksinasi pada program imunisasi MR (Measles Rubbela) yang menjadi program pemerintah. Gerakan anti vaksin memang telah lama ada baik di Indonesia maupun di luar negeri. Beberapa dari mereka menggunakan argumen teologis unntuk menolak vaksinasi. Hadits tahnik di gunakan sebagai salah satu alasan utama bahwa Islam sudah mengajarkan metode imunisasi paling unggul karena berdasarkan petunjuk nabi yang berasal dari wahyu Tuhan, sehingga program imunisasi yang dilakukan pemerintah di anggap sudah tidak diperlukan lagi. Paper ini meguraikan bagaimana sebenarnya pemahaman hadits tahnik ini dari sisi ilmu hadits, ilmu biologi, otentisitasnya, dan relevansinya dalam polemik anti vaksin di Indonesia.

Metrik

  • 127 kali dilihat
  • 161 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Living Hadis

Jurnal Living Hadis adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Hadis, Fakultas Ushulu... tampilkan semua