Aplikasi Ribavirin Pada Shoot Tip Bawang Merah Untuk Eliminasi Virus OYDV (Application of Ribavirin on Shoot Tip of Shallot for OYDV Eradication)

Nfn Aqlima • Bambang Sapto Purwoko • Sri Hendrastuti Hidayat • Diny Dinarti
Journal article Jurnal Hortikultura • Desember 2018

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 8 pages)

Abstrak

Kemoterapi merupakan aplikasi senyawa kimia (ribavirin) yang memiliki aktivitas antiviral guna menghambat ataupun menghentikan multiplikasi virus pada jaringan tanaman. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh konsentrasi ribavirin terhadap pertumbuhan shoot tip bawang merah untuk mengeliminasi virus OYDV. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan 3, Departemen AGH IPB dan Laboratorium Virologi Tumbuhan, Departemen Proteksi Tanaman IPB, sejak bulan Oktober 2015 hingga Juni 2016. Rancangan percobaan yang digunakan adalah kelompok lengkap teracak dengan dua faktor dan empat ulangan, setiap ulangan terdiri atas empat tabung kultur yang ditanam satu eksplan. Percobaan dilakukan secara terpisah pada dua kultivar bawang merah, yaitu Bima Brebes dan Tiron. Faktor pertama adalah konsentrasi ribavirin, yaitu 0, 5, 10, 15, dan 20 mg/L. Faktor kedua adalah ukuran eksplan (shoot tip), yaitu 1,1–2,0 mm dan 2,1–3,0 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ribavirin menekan tinggi tunas cv. Bima Brebes, waktu muncul daun, tinggi tunas, dan jumlah daun cv. Tiron. Ukuran shoot tip yang lebih besar (2,1–3,0 mm) dapat meningkatkan persentase tumbuh eksplan dan mempercepat waktu muncul daun pada cv. Bima Brebes dan Tiron. Konsentrasi ribavirin yang diaplikasikan pada dua ukuran shoot tip masih belum dapat mengeliminasi virus OYDV pada kedua kultivar bawang merah.KeywordsBawang merah; In vitro; Ribavirin; Shoot tip

Metrik

  • 68 kali dilihat
  • 21 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Hortikultura

Jurnal Hortikultura (J.Hort) memuat artikel primer yang bersumber dari hasil penelitian hortikul... tampilkan semua