Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Atlet Poomsae Taekwondo dengan Metode Analityc Hierachy Process

Wahyu Joni Kurniawan • Gusrianty Gusrianty

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 7 pages)

Abstrak

Beladiri taekwondo memeliki dua jenis pertandingan, salah satunya poomsae. Untuk bisa menjadi atlet maka dibutuhkan banyak kriteria yang harus dipenuhi, dikarenakan menjadi atlet itu tidaklah mudah. Dengan banyaknya kriteria yang menjadi indikator seorang menjadi atlet, maka digunakanlah metode analityc hierarchy process (AHP). Yang merupakan sebuah teori pengukuran melalui perbandingan berpasangan dan bergantung pada penilaian dari para ahli untuk menentukan prioritas. Ada beberpa kriteria yang menjadi acuan bagi anggota yang ingin menjadi atlet poomsae, seperti kedisiplinan, sikap, kerajinan, teknik, daya tahan, keindahan, sabuk dan tim. Juga beberapa sub kriteria dari sabuk, yakni hijau, biru, merah, dan hitam. Secara keseluruhan, pemerolehan data keputusan dari setiap alternatif didapatlah hasil akhirnya adalah jika dimabil 4 alternatif yang memungkinakan, maka yanng terpilih sesuai pembobotan adalah E (042), A (0,23), D (0,16), dan B(0,11). Dengan menggunakan metode ini, maka akan membantu pelatih dalam memilih anggota manakah yang lebih tepat untuk bisa mengikuti pertandingan poomsae.

Metrik

  • 24 kali dilihat
  • 10 kali diunduh

Jurnal

Journal of Information Systems and Informatics Engineering

Jurnal JOISIE (Journal of Information Systems and Informatics Engineering) diterbitkan oleh LPPM ... tampilkan semua