Metrik

  • visibility 35 kali dilihat
  • get_app 16 downloads
description Journal article public Jurnal Fisika

Pemanfaatan Radiasi Multigamma Nuklir dalam Mengembangkan Kacang Arbila (Paceolus Lunatus) Tipe Menjalar Asal Camplong Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang

Venchy S. Banafanu, Abdul Wahid, Bartholomeus Pasangka
Diterbitkan 2018

Abstrak

Kacang Arbila (phaseolus lunatus) merupakan salah satu leguminosa asli Nusa Tenggara Timur (NTT)‚ khususnya di Kecamatan Fatuleu yang memiliki peranan yang cukup penting dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat‚ yang memliki kandungan gizi yang cukup tinggi dan juga sebagai tambahan pendapatan bagi masyarakat. Tingkat produktivitas Kacang Arbila dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain: penggunaan varietas unggul‚ kesuburan tanah‚ serta teknik budidayanya. Faktor – faktor ini yang mendorong pertumbuhan Kacang Arbila secara optimal‚ sehingga diperoleh hasil yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis terbaik teknik radiasi multigamma yang terdiri dari 5 unsur: Cd-109‚ Co-60‚ Cs-137‚ Mn-54‚ dan Sn-113‚ dalam pengembangan tanaman kacang Arbila lokal tipe menjalar di daerah Camplong‚ dan mengetahui karakteristik fisis unggul hasil radiasi multigamma. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu radiasi multigamma meliputi 8 perlakuan yaitu tanpa radiasi‚ 1000 radiasi‚ 1500 radiasi‚ 2000 radiasi‚ 2500 radiasi‚ 3000 radiasi‚ 3500 radiasi‚ dan 4000 radiasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan dosis radiasi terbaik untuk tanaman Kacang Arbila lokal adalah 4000 rads. Karakter fisis unggul yang diperoleh meliputi tumbuh lebih cepat‚ tinggi tanaman 2‚65cm‚ umur tanaman lebih singkat73 hst‚ jumlah produksi lebih besar 39‚7 gram dan kandungan protein 33‚43%. Kata kunci :  Kacang Arbila dan radiasi multigamma.

Full text

 

Metrik

  • visibility 35 kali dilihat
  • get_app 16 downloads