Pengaruh Variasi Serat Sabut Kelapa terhadap Kualitas Plafon

Petrus Patandung
Journal article Jurnal Penelitian Teknologi Industri • Juni 2015

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi penambahan serat sabut kelapaterhadap kualitas produk plafon. Variasi penambahan serat sabut kelapa adalah 50, 75, 100, 125,dan 150 g, sedangkan penambahan abu sekam padi sebanyak 1000 g, semen 1000 g, dan gypsum 1500 g dalam jumlah konstan. Produk dicetak menggunakan alat cetak plafon Tipe Baristand dengan tekanan 500 kg/cm2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk memiliki kuat lentur yang berkisar antara 30,18100,38 kg/cm2.Kerapatan air pada umumnya memenuhi syarat mutu, kecuali pada perlakuan A1terjadi tetesan air. Tingkat penyerapan air sebesar 23,58-24,63%.Bobot isi sebesar 1,31-1,66 gr/cm3. Penyimpangan tebal sebesar 2,00-5,00%,penyimpangan panjang sebesar 0,00-0,48%, penyimpangan lebar sebesar 0,00-0,45%, dan penyimpangan tebal sebesar 4,80-5,00 mm.Produk memiliki tepi potong lurus, rata, tidak mengerut, dan ketebalan yang sama.Permukaan lembaran tidak retak-retak, tidak berlubang atau cacat lain. Produk memiliki bidang potong campuran yang merata tidak berlubang, tidak terbelah-belah, dan kemampuan digergaji baik, tetapi kemampuan dipaku kurang baik. Perlakuan dengan nilai yang tertingi adalah menggunakan semen 1000 g, gypsum 1500 g, abu sekam padi 1000g dan serat sabut kelapa 125 g dan perlakuan yang menggunakan semen 1000 g, gypsum 1500 g, abu sekam padi 1000 g dan serat sabut kelapa 150 gdengan kuat lentur sebesar berturut-turut 100,00 kg/cm2 dan 100,38 kg/cm2.

Metrik

  • 7 kali dilihat
  • 0 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Penelitian Teknologi Industri

Jurnal Penelitian Teknologi Industri (JPTI) adalah jurnal ilmiah yang bertujuan untuk mempublikas... tampilkan semua