Penelitian Penyulingan Minyak Pala ”Siauw” Metode Uap Bertekanan dan Karakteristik Mutu Minyak Pala

Fahri Polii
Journal article Jurnal Penelitian Teknologi Industri • Juni 2016

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 12 pages)

Abstrak

Penelitian penyulingan minyak pala ”Siauw” metode uap bertekanan dan karakteristik minyak pala telah dilakukan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui metode penyulingan yang dapat memberikan hasil optimal terhadap kuantitas maupun kualitas minyak biji pala ”Siauw”. Bahan baku Penelitian adalah biji pala yang berasal dari Pulau Siau yang dikenal secara Internasional sebagai pala ”Siauw”. Dalam penelitian ini dilakukan penyulingan minyak pala sistem tekanan uap. Alat yang memiliki beberapa komponen, yaitu ketel uap, ketel penyulingan dan kondensor (pendingin), serta pemisah minyak (florentine flask). Proses penyulingan diawali dengan melakukan pencacahan/penghancuran biji pala dengan ukuran 0,5-1,0 cm yang selanjutnya dimasukkan ke dalam ketel penyulingan yang telah dipanaskan. Ketel uap dipanaskan sehingga tekanan mencapai 1,5 barr lalu uap dialirkan ke ketel suling. Proses penyulingan dilakukan selama 7 dan 14 jam dengan aliran tekanan uap 1 barr. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tekanan ketel uap 1 barr akan tercapai setelah ketel dipanaskan selama 2 jam, akan tetapi ketika uap dialirkan ke dalam ketel suling (berisi bahan biji pala), maka tekanan akan turun menjadi 0,25 barr. Pada pemanasan ketel uap selama 3 jam diperoleh tekanan 1,5 bar dan ketika uap dialirkan ke dalam ketel suling, maka tekanan turun menjadi 1 barr, dimana tekanan 1 bar ini akan konstan selama proses penyulingan selama 14 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen total minyak pala berkisar antara 5,63-6,84%, berat jenis minyak pala berkisar antara 0,9022-0,9042 (penyulingan 7 jam) dan 0,9057-0,9181 (penyulingan 14 jam), indeks bias minyak pala 1.472-1,482 (7 jam) dan 1,484-1,490 (14 jam), sisa penguapan memberikan hasil antara 2,2-2,5% (7 jam) dan 2,6-2,9% (14 jam). Uji kelarutan dalam alkohol menunjukkan pada perbandingan 1 bagian minyak pala dan setelah ditambahkan 3 bagian alkohol 90% memberikan penampakan jernih baik yang disuling selama 7 jam maupun 14 jam, zat asing: negatif, bau adalah khas minyak pala dan kadar miristicin 8,56-8,58% (7 jam) dan 12,58-12,60% (14 jam). Rendemen dan komponen/senyawa fisiko-kimia minyak pala secara kuantitatif dan kualitatif akan meningkat seiring dengan lamanya waktu penyulingan.

Metrik

  • 5 kali dilihat
  • 0 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Penelitian Teknologi Industri

Jurnal Penelitian Teknologi Industri (JPTI) adalah jurnal ilmiah yang bertujuan untuk mempublikas... tampilkan semua