Pengaruh Metode Pengolahan dan Umur Panen Kelapa terhadap Kualitas dan Kandungan Senyawa Fenolik Virgin Coconut Oil (Vco)

Anton Muis
Journal article Jurnal Penelitian Teknologi Industri • Desember 2016

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstrak

Virgin Coconut Oil (VCO) adalah minyak kelapa yang diperoleh dari buah kelapa segar diproses secara mekanik atau alamiah dengan atau tanpa pemanasan, tanpa melalui pemurnian atau penambahan bahan kimia. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh metode pengolahan dan umur panen terhadap kualitas dan kandungan senyawa fenolik VCO. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan 2 (dua) perlakuan yaitu: metode pembuatan VCO dan umur panen kelapa, Pengujian kandungan senyawa fenolik secara kualitatif (screening fitokimia) dan komposisi asam lemak menggunakan Gas Chromatography Mass Spectro (GCMS). Disamping itu juga akan dilakukan pengujian rendeman dan kualitas minyak pada umumnya meliputi: kadar air, FFA dan Bilangan Peroksida. Data pengujian kemudian dianalisis secara deskritif. Hasil dari penelitian ini dapat dilihat bahwa semakin umur panen kelapa, rendemen VCO semakin tinggi begitupun sebaliknya.Rendemen tertinggi dihasilkan pada metode pengeringan kelapa parut dan yang terendah adalah dengan metode minyak pancing. Kadar air VCO yang dihasilkan dalam penelitiaan ini sesuai dengan standar menurut APPC 0,1 % - 0,5 % dan SNI VCO No. 7381 tahun 2008 kadar air maksimal 0.2%. Bilangan peroksida,Kadar FFA VCO tersebut sesuai dengan standar SNI VCO No.7381 tahun 2008 kadar FFA maksimal 0.2%, kecuali pada minyak yang berasal dari kopra putih (pembanding) memiliki kadar FFA 0.5%.Semakin meningkat umur panen buah kelapa kandungan total senyawa fenoliknya semakin meningkat namun total senyawa tokoferol dan flavonoid cenderung menurun . Total senyawa fenolik tertinggi pada pembuatan VCO dengan metode kelapa parut dan terendah yaitu metode pemanasan minimal. Total senyawa tokoferol terendah pada pengolahan VCO dengan metode menggunakan starter sedangkan yang tertinggi yaitu metode fermentasi spontan. Total senyawa flavonoid tertinggi yaitu pembuatan VCO dengan metode dari kelapa parut dan yang terendah dengan metode minyak pancing.apabila didasarkan padakandungan asam laurat maka semua metode dan umur panen kelapa pada penelitian ini dapat digunakan dalam pembuatan VCO.

Metrik

  • 4 kali dilihat
  • 0 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Penelitian Teknologi Industri

Jurnal Penelitian Teknologi Industri (JPTI) adalah jurnal ilmiah yang bertujuan untuk mempublikas... tampilkan semua