Metrik

  • visibility 1 kali dilihat
  • get_app 0 downloads
description Journal article public Veritas

Apakah yang Cape Town Perlu Katakan pada [Kaum Injili di] Indonesia?: suatu Tinjauan dan Refleksi terhadap Komitmen Cape Town dan Implikasinya pada Kaum Injili di Indonesia

Adrianus Yosia
Diterbitkan 2017

Abstrak

Dokumen Komitmen Cape Town merupakan salah satu dokumen yang sangat penting di dalam sejarah kaum injili. Namun, penulis melihat bahwa dokumen ini jarang sekali dibahas di dalam kancah perteologian di Indonesia. Dengan demikian, artikel ini akan membahas butir-butir pemikiran dari Komitmen Cape Town dan mengontekskannya ke dalam dua konteks sosial di Indonesia, yaitu kondisi multikultur dan multikulturalisme dan juga kemiskinan dan ketimpangan. Hasil akhir dari pembahasan ini adalah sepuluh buah saran (dalam bentuk indikatif dan imperatif) yang dapat menjadi acuan bagi kaum injili di Indonesia. Kata-kata kunci: Komitmen Cape Town, Kemiskinan, Multikulturalisme, Multikultur, Ketimpangan, Imperatif dan indikatif, Injili   English : The Cape Town Commitment is one of the important documents pertaining to the history of evangelicals today. Even though this document is important rarely is it discussed in the Indonesia context. Thus, this article will discuss the Cape Town Commitment within two social contexts in Indonesia; multiculturalism and the multicultural condition and with respect to the evident poverty and economic gap. This study results in ten specific suggestions (in both the indicative and the imperative) that can function as guidelines for evangelicals in the Indonesia context. Keywords: The Cape Town Commitment, Poverty, Multiculturalism, Multicultural, Economic Gap, Imperative and indicative, Evangelical

Full text

 

Metrik

  • visibility 1 kali dilihat
  • get_app 0 downloads