Metrik

  • visibility 2 kali dilihat
  • get_app 0 downloads
description Journal article public Veritas

Kritik terhadap Teologi Proses dan Pembelaan terhadap Pandangan “Greater Good” dalam Menanggapi Masalah Kejahatan

Jessica Novia Layantara
Diterbitkan 2017

Abstrak

Selama berabad-abad, para teolog Kristen mencoba menanggapi pergumulan filosofis mengenai masalah kejahatan. Bapa-bapa Gereja dan tokoh-tokoh reformasi di masa lalu telah mencoba menanggapi permasalahan ini dengan argumen kebaikan yang lebih tinggi (greater good). Tetapi solusi-solusi semacam itu ditolak mentah-mentah setelah peristiwa Holocaust (Auschwitz), yang merupakan peristiwa kejahatan sangat dahsyat dan mengakibatkan penderitaan banyak sekali orang. Solusi tradisional dianggap sudah tidak relevan dalam menanggapi masalah kejahatan. Teologi proses kemudian mencoba menanggapi masalah ini dengan cara mereduksi atribut-atribut Allah. Tujuan karya tulis ini adalah untuk mengkritik pandangan kontemporer khususnya teologi proses dalam menanggapi masalah kejahatan, dan juga membela pandangan greater good sebagai solusi yang masih tetap dapat dipertahankan walaupun dengan beberapa penyesuaian. Kata-kata kunci: Teodisi, Soft-determinism, Kompatibilisme, Kedaulatan Allah, Masalah Kejahatan, Holocaust, Auschwitz, Teologi Proses, Pembelaan Kehendak Bebas, Teodisi Pembentukan Jiwa, Greater Good Theodicy, John Calvin, John Feinberg   English: Throughout the ages Christian theologians have attempted to understand, from a philosophical vantagepoint, the problem of evil. The Church Fathers as well as theologians during the era of the Reformation have offered a solution that argues from the basis of the greater good. However, solutions of that nature seem to ring hollow when one considers the magnitude and scope of the Holocaust (Auschwitz). In light of that historical reality traditional solutions to the problem of evil seem inadequate. Process theology attempts to overcome the impasse by restricting the attributes of God. The purpose of this article is to critically evaluate contemporary solutions to the problem of evil, especially process theology, as inadequate solutions. Further, to argue for the traditional positional argument of the greater good as offering a tenable solution. Keywords: Theodicy, Soft-determinism, Compatibilism, Sovereignty of God, Problem of Evil, Holocaust, Auschwitz, Process Theology, Free Will Defense, Soul-shaping Theodicy, Greater Good Theodicy, John Calvin, John Feinberg

Full text

 

Metrik

  • visibility 2 kali dilihat
  • get_app 0 downloads