Teori Dasar Ekonomi Mikro Dalam Literatur Islam Klasik

Lailatis Syarifah
Journal article Ekbis • 2017

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 27 pages)

Abstrak

Ekonomi Islam sebagai ilmu pengetahuan yang lahir sebagai alternatif dari ekonomi Konvensional yang sudah memperlihatkan kegagalannya dalam menciptakan kesejahteraan bagi seluruh manusia. Di samping itu ilmu ekonomi Islam juga dianggap sebagai ilmu “baru” yang sama sekali terlepas dari sejarah ekonomi dunia. Ilmu ekonomi Konvensional dianggap lahir dari vacuum dan tidak ada peran keilmuan Islam dalam perkembangan sejarahnya sebagaimana dinyatakan Schumpeter dalam the great gap-nya. Padahal beberapa ilmuwan justru menulis bahwa ilmu pengetahuan Yunani-Helenistik sampai ke tangan kaum terpelajar modern Eropa sekarang adalah berkat tangan Muslim yang memodifikasinya dan memberikan nilai tambah padanya sebagaimana dinyatakan oleh Mehdi Nakosteen. Untuk itu, diperlukan penelusuran keberadaan teori-teori ekonomi Konvensional dalam literatur Islam klasik. Untuk membuktikan bahwa Ilmu Ekonomi Konvensional bukanlah berangkat dari vacuum dan bahwa Ilmu Ekonomi Islam merupakan bagian dari sejarah kelahiran ekonomi Konvensional. Pada beberapa literatur Islam klasik akan kita temukan beberapa teori dasar ekonomi Konvensional yang tidak hanya mirip tapi juga persis sama secara utuh. Pada literature Islam klasik akan kita temukan teori dasar seperti kebutuhan manusia yang tidak terbatas, teori nilai, teori produksi, teori penawaran dan permintaan, mekanisme harga pasar dan lain-lain. Hal ini memberikan bukti bagi kita bahwa ilmu ekonomi Islam bukanlah hal “baru” yang sama sekali tidak pernah ada dalam sejarah perkembangan ilmu pengetahuan. Bahkan ilmu Ekonomi Islam telah ada sebelum kelahiran ekonomi Konvensional.Islamic Economics as a science that was born as an alternative to conventional economics that has demonstrated its failure in creating prosperity for all human beings. In addition, Islamic economics is also considered as the "new" science, apart from the economic history of the world at all. Conventional economics is considered came up from vacuum and Islamic Economic has no role in the development history of science as Schumpeter stated in the his great gap theory. Though some scientists actually wrote that Greek-Hellenistic science came into the hands of the educated modern Europe today by effort of Muslims schoolar who modifies and adds value to it as stated by Mehdi Nakosteen. Therefore, it`s needed a search of Conventional economic theories in classical Islamic literature. To prove that the Conventional Economic Sciences is not departing from the vacuum and that Islamic Economics is part of the history of the arising of Conventional economics. On some classical Islamic literature we will find some basic economic theories Conventional not only similar but also exactly the same as a whole. In the classical Islamic literature we would find economic basic theories such unlimited human needs theory, value theory, theory of production, the theory of supply and demand, the market mechanism and others. This provides evidence for us that Islamic economics is not "new" at all and never existed in the history of science. Even the science of Islamic Economics has been there before conventional economics arised.

Metrik

  • 0 kali dilihat
  • 0 kali diunduh

Jurnal

Ekbis

Ekbis adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September.... tampilkan semua