Diare sebagai Konsekuensi Buruknya Sanitasi Lingkungan

Ummy Maisarah Rasyidah
Journal article Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran • Desember 2019 Indonesia

Unduh teks lengkap
(6 pages)

Abstrak

—Diare menjadi penyakit kedua setelah ISPA yang menyebabkan kejadian kesakitan maupun kematian di Indonesia. Riskesdas tahun 2007 menunjukkan diare sebagai penyakit menular dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Tulisan ini ingin mengetahui  tindakan preventif yang dilakukan pemerintah dalam usaha mengendalikan terjadinya penyakit diare ditinjau dari sanitasi lingkungan. Penelusuran literatur dilakukan secara online dan manual terhadap publikasi ilmiah berbahasa Indonesia atau Inggris, dengan kata kunci berupa penyakit diare, sanitasi lingkungan, usaha kesehatan masyarakat, pemerintah dan dinas kesehatan.  Hasil amatan menunjukkan dari  25 publikasi yang berkaitan, 17 publikasi membahas tentang diare dan 8 publikasi membahas tentang sanitasi lingkungan. Kesimpulan yang didapatkan adalah  angka insiden diare berfluktuasi dari tahun ke tahun. Peningkatan penyakit diare berhubungan dengan buruknya sanitasi lingkungan yang akar permasalahannya terdapat pada kurang kesadaran dan pengetahun pada khususnya  masyarakat pedesaan untuk menjaga dan melestarikan serta melakukan perilaku hidup sehat untuk  memutuskan siklus rantai penularan penyakit diare di Indonesia.

Metrik

  • 1 kali dilihat
  • 0 kali diunduh

Jurnal

Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran

Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran adalah jurnal online dengan akses terbuka, dan melalui p... tampilkan semua