Study Of The Tsunami Aftermath And Recovery (STAR): Ketahanan dan Pemulihan di Sumatra Setelah Tsunami

Bondan Sikoki • Cecep Sumantri • Elizabeth Frankenberg • Duncan Thomas
Kertas Kerja SurveyMETER • Desember 2014 Indonesia

Abstrak

Tsunami di Samudera Hindia pada tahun 2004 telah menghancurkan ribuan komunitas di negara-negara yang berbatasan dengan Samudera Hindia. Kerusakan paling parah terjadi di Nanggroe Aceh Darussalam dan Provinsi Sumatera Utara, di mana diperkirakan 170.000 jiwa tewas dan ratusan kilometer lingkungan di sepanjang garis pantai hancur. Bencana Tsunami ini telah mendorong diberikannya bantuan yang begitu besar baik dari Pemerintah Indonesia, LSM dan donor bagi kedua provinsi ini. Pada tahun 2007, upaya untuk membangun kembali daerah yang terdampak Tsunami di Indonesia tercatat sebagai proyek rekonstruksi yang paling besar yang pernah dilakukan di sebuah negara berkembang. Studi Paska Tsunami dan Pemulihannya (The Study of the Tsunami Aftermath and Recovery) atau STAR merupakan sebuah studi longitudinal yang mengumpulkan informasi dari individu, rumah tangga, komunitas dan fasilitas di Nanggroe Aceh Darussalam dan Provinsi Sumatera Utara. Studi dirancang untuk mengumpulkan data tentang dampak Tsunami Tahun 2004 baik dampak pendek maupun dampak jangka panjang serta berbagai upaya pemulihan yang dilakukan. Untuk mengetahui dampak Tsunami terhadap kehidupan individu, komunitas dan keluarga serta bagaimana respon mereka terhadap bencana tersebut, kami melaksanakan STAR. Pada tahun 2005 kami mulai dengan mengunjungi kembali 32.000 responden, tersebar dalam 487 komunitas yang sebelumnya pada tahun 2004 sudah pernah diwawancarai dalam survei rumah tangga oleh BPS (Survei Pra-Tsunami). Wawancara paska Tsunami kami lakukan setiap tahun selama 5 tahun sesudah terjadinya Tsunami. Sebanyak 98% dari responden BPS tersebut selamat dari bencana Tsunami di mana kami kemudian berhasil mewawancarai 96% dari mereka, untuk setidaknya sekali dari rangkaian wawancara paska Tsunami yang kami lakukan. Data yang dihasilkan dari studi ini memberikan informasi tentang dampak jangka pendek yang dialami oleh masyarakat dan upaya pemulihan di wilayah-wilayah yang paling parah terdampak Tsunami, yang mana kemudian kami bandingkannya dengan kehidupan masyarakat di wilayah yang tidak terdampak atau hanya sedikit terdampak Tsunami. Kami akan melaporkan hasil studi kami berdasarkan data yang dikumpulkan sejak tahun 2004 sampai tahun 2010. Saat ini kami sedang melakukan survei lanjutan 10 tahun setelah Tsunami.

Metrics

  • 226 kali dilihat
  • 133 kali diunduh

Penerbit

SurveyMETER

Adalah sebuah lembaga penelitian non-pemerintah yang didirikan pada bulan Februari 2002 dengan ka... tampilkan semua