Metrik

  • visibility 0 kali dilihat
  • get_app 0 downloads
description Journal article public Jurnal Inovtek Seri Teknik Sipil dan Aplikasi

Pengaruh Aspek Rasio H/w terhadap Kondisi Lingkungan Termal di Daerah Pesisir

Boby Rahman, Dedy Enda, Oni Febriani
Diterbitkan 2020

Abstrak

Pusat kota Selatpanjang mengalami peningkatan dari segi fungsi kawasan. Peningkatan tersebut menyebabkan munculnya bangunan-bangunan dengan ketinggian berbeda sehingga memiliki dampak tidak adanya ruang yang cukup di dalam proses pelepasan panas melalui aliran udara. Dari fenomena tersebut, penelitian ini mencoba mengevaluasi pengaruh Perubahan ketinggian bangunan berbanding lebar jalan (H/W) terhadap kinerja lingkungan termal dengan berpedoman kepada peraturan Ditjen Cipta Karya dan peraturan pemerintah kota Selatpanjang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan simulasi software ENVI-met V3.1. Hasil penelitian menunjukkan desain canyon dengan nilai H/W rendah (1.05 dan 0.9) menghasilkan temperatur udara sebesar 34,7°C dan 35,4°C. Terdapat selisih 1-2.4°C lebih tinggi jika dibandingkan desain canyon dengan nilai H/W tinggi. Sementara itu desain canyon bangunan didalam kondisi diterapkannya peraturan Ditjen Cipta Karya (2000), shallow canyon (H/W rendah) tetap menghasilkan nilai temperatur udara yang lebih tinggi jika dibandingkan deep canyon (H/W tinggi) namun dengan selisih nilai yang kecil yaitu 0.1°C-0.37°C.

Full text

 

Metrik

  • visibility 0 kali dilihat
  • get_app 0 downloads