Metrik

  • visibility 0 kali dilihat
  • get_app 0 downloads
description Journal article public Jurnal Hortuscoler

Pengaruh Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Umbi Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum.l) di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumetera Barat.

Uzi Yulianti, Yefriwati Yefriwati
Diterbitkan 30 Oktober 2020

Abstrak

Kentang  (Solanum tuberosum.L) merupakan salah satu sayuran yang memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan. Produksi kentang di Indonesia masih rendah disebabkan salah satunya penggunaan mutu bibit yang digunakan mempunyai kualitas rendah dan pengetahuan yang kurang tentang budidaya. Optimalisasi produksi tanaman kentang dapat dilakukan dengan pengaturan jarak tanam. Pengaturan jarak tanam terhadap produksi umbi benih kentang dapat mempengaruhi persaingan dalam hal penggunaan air dan zat hara. Semakin rapat perlakuan jarak tanam semakin meningkat pertumbuhan tinggi tanaman kentang, lebar daun, dan umbi yang berukuran kecil lebih banyak. Berdasarkan permasalahan tersebut telah dilakukan percobaan tugas akhir dengan judul “Pengaruh jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang (Solanum tuberasum. L)”. Tujuan percobaan ini adalah mengetahui pengaruh jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil umbitanaman kentang sebagaibibitdan untuk mendapatkan satu jarak tanam yang memberikan pengaruh terbaik  terhadap pertumbuhan dan umbi bibit tanaman kentang. Percobaan tugas akhir ini dilakukan mulai tanggal 26 Februari – 23 April 2019.  Tempat pelaksanaan percobaan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Barat.  Perlakuan menggunakan pengaruh jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil umbi bibit tanaman kentang, dengan menggunakan jarak tanam 20 cm x 20 cm, 15 cm x 15 cm dan 10 cm x 10 cm. Parameter yang diamati pada percobaan ini adalah, tinggi tanaman, lebar daun, jumlah tunas, dan bobot umbi.  Tahapan pelaksanaannya pertama perlakuan, kedua persiapan media tanam tanaman kentang, ketiga penyiapan bibit tanaman kentang, keempat pengukuran jarak tanam dan pembuatan lubang tanam, kelima penanaman umbi tanaman kentang, keenam pemeliharaan tanaman  meliputi : penyiraman, penyiangan, pemupukan susulan, ketujuh pengamatan, kedelapan panen. Hasil percobaan ini adalah penggunaan jarak tanam 10 cm x 10 cm untuk pembibitan lebih optimal pertumbuhan dan hasil umbi yang didapatkan. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat dikesimpulan bahwa, 1. Jarak tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil umbi tanaman kentang sebagai bibit. 2. Jarak tanam terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kentang sebagai bibit terdapat pada percobaan jarak tanam 10 cm x 10 cm. Sebaiknya pada pembibitan tanaman kentang untuk bibit menggunakan jarak tanam 10 cm x 10 cm.

Full text

 

Metrik

  • visibility 0 kali dilihat
  • get_app 0 downloads