Pemberian Kuasa Pendaftaran Tanah melalui One Day Service

Hoo Go Huk
Journal article Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya • 2015 Indonesia

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 25 pages)

Abstrak

Land Affairs Office of Malang respond community complaints about the slow pace of land services at Land Affairs Office of Malang and the high fees charged by the land service innovation namely One Day Service which becomes a national program. This is a one-day service in the field of land which is provided at the Service Booths of Land Affairs Office or LARASITA car. This service is carried out for the type of services which can be completed within a period of 1 day (1-8 hours) and held on weekdays. However the implementation of One Day Service requires that the process should not be delegated to another person or a third party. It certainly raises questions by the community because not anyone can process it himself/herself by coming to the land affairs office on the day One Day Service due to several factors. Therefore, this study aimed to identify and analyze the negation of mandate in the management of land registration through One Day Service which could provide legal certainty to the public as well as to know and analyze the ideal conception of one-day service for the registration service of land after the decision of National Land Affairs Body number 37 / kep -341 / II / 2014 was imposed. This study is a normative law study. The result of study shows that the power in the land registration through One Day Service should be allowed since it is in accordance with the Regulation of the National Land Affairs Body of Republic Indonesia Number 1 Year 2010 about Service Standard and Land Management. Key words: One Day Service, legal certainty, negation of mandate Abstrak Kantor Pertanahan Kota Malang merespon keluhan masyarakat mengenai lambatnya pelayanan pertanahan di kantor pertanahan Kota Malang serta mahalnya biaya yang dikenakan melalui inovasi layanan pertanahan, yaitu One Day Service yang merupakan program nasional. Ini merupakan layanan satu hari selesai di bidang pertanahan yang dilaksanakan pada Loket Pelayanan Kantor Pertanahan maupun mobil LARASITA. Layanan ini dilaksanakan untuk jenis pelayanan yang dapat diselesaikan dalam jangka waktu 1 hari (1-8 jam) yang dilaksanakan pada hari kerja. Akan tetapi Pelaksanaan One Day Service mensyaratkan bahwa pengurusan tidak boleh dikuasakan kepada orang lain atau pihak ketiga, hal ini tentu menimbulkan pertanyaan ditengah masyarakat karena tidak semua orang dapat datang sendiri ke kantor pertanahan di hari One Day Service tersebut karena beberapa faktor. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa peniadaan kuasa dalam pengurusan pendaftaran tanah melalui One Day Service dapat memberikan kepastian hukum kepada masyarakat serta mengetahui dan menganalisa konsepsi yang ideal dalam pelayanan pendaftran tanah one day service setelah diberlakukan keputusan kepala badan pertanahan nasional nomor 37/kep-341/II/2014. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif. Hasil dari penelitian ini adalah pemberian kuasa dalam pendaftaran tanah melalui One Day Service hendaknya diperbolehkan karena sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standard Pelayanan dan Pengaturan Pertanahan. Kata kunci: One Day Service, kepastian hukum, peniadaan kuasa

Metrik

  • 387 kali dilihat
  • 282 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya

Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya is a student-run law review published four ... tampilkan semua