Perempuan dan Kejahatan Pembunuhan dalam Konstalasi Relasi Gender (Studi terhadap Karakteristik dan Faktor-Faktor yang Mendorong Narapidana Perempuan Melakukan Pembunuhan di LP Bulu Semarang )

Shinta Dewi Rismawati
Journal article Jurnal Media Hukum • Juni 2008

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 1 page)

Abstrak

Kejahatan pembunuhan tidak mengenal jenis kelamin, artinya pelaku dapat berjenis kelamin laki- laki maupun perempuan, akan tetapi ketidakadilan gender yang dialami oleh perempuan pada akhirnya dapat memicu kejahatan berbasis gender yang memiliki karakteristik tertentu. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimanakah karakteristik kejahatan pembunuhan yang dilakukan narapidana perempuan di LP Wanita Bulu Semarang dan faktor-faktor apa sajakah yang mendorong narapidana tersebut melakukan kejahatan pembunuhan dalam relasi gender. Tujuan penelitian adalah untuk menjelaskan karakteristik kejahatan pembunuhan yang dilakukan oleh narapidana perempuan di LP Wanita Bulu Semarang dan untuk menjelaskan faktor-faktor yang mendorong narapidana tersebut melakukan kejahatan pembunuhan dalam konstalasi relasi gender. Metode penelitian adalah penelitian kualitatif, sifat penelitian diskriptif, sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, lokasi penelitian di LP Wanita Bulu Semarang, Instrumen penelitian adalah peneliti dengan alat bantu panduan wawancara, kamera foto dan tape recorder, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dengan snowballing dan studi dokumentasi, teknik pengecekan data mengunakan triagulasi sumber data dan metode dan teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dengan logika secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejahatan pembunuhan yang dilakukan oleh narapidana perempuan di LP Wanita Bulu Semarang dalam dapat diklasifikasikan pembunuhan biasa (4 orang), pembunuhan berencana (2 orang), pembunuhan bayi/ aborsi (1 orang) dan pembunuhan bayi yang baru dilahirkan/infanticide (1 orang). Di samping itu karakteristik lainnya adalah tentang korban, yakni orang sudah dikenal dan dekat dengan pelaku, baik orang dewasamaupunanak-anak.Sedangkan faktor-faktoryangmendorongmerekamelakukankejahatantersebut berangkat dari pandangan ketidakadilan gender, sehingga kejahatan yang dilakukan berbasis gender, yakni bernuansa terjadinya marginalisasi, stereotipe, subordinasi, kekerasaan dan beban ganda yang dialami oleh pelaku baik dalam keluarga maupun masyarakat.Kata Kunci : Pembunuhan, Narapidana Perempuan, dan Ketidakadilan Gender

Metrik

  • 487 kali dilihat
  • 107 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Media Hukum

Jurnal Media Hukum adalah jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Fakultas Hukum Universitas ... tampilkan semua