Penegakan Hukum terhadap Pembajakan di Laut melalui Yurisdiksi Mahkamah Pidana Internasional

Yordan Gunawan
Journal article Jurnal Media Hukum • Juni 2012

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 15 pages)

Abstrak

Masyarakat internasional saat ini sedang menghadapi masalah yang paling serius dari pembajakan di laut dalamskala besar daripada sebelumnya. Saat ini, pembajakan telah menghancurkan dan mengganggu proses pengirimanindustri seluruh dunia dan masalah pembajakan ini menjadi meningkat dari hari ke hari. Secara universal,pembajakan memang tergolong ke dalam hostis humani generis (musuh semua umat manusia). Saat inipembajakan diarahkan terhadap korban dari seluruh dunia, mencipatakan masalah dan bahaya yang dirasakanoleh masyarakat internasional, dan melibatkan banyak pelanggaran yang sejenis dengan tindak pidana dalamyurisdiksi dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC), antara lain pembunuhan, penangkapan dan penyanderaan.Tujuan utama dari makalah ini adalah untuk menggambarkan pembajakan dalam perspektif hukum internasionalterkait, antara lain: UNCLOS 1982 dan Konvensi SUA 1988. Makalah ini juga akan menjelaskan bagaimanapembajakan bisa disebut sebagai kejahatan di bawah hukum internasional, serta yurisdiksi ICC. Sebagai lembagayudisial permanen internasional, ICC memiliki kewenangan untuk mengadili kejahatan yang menjadi perhatianmasyarakat internasional secara keseluruhan, sesuai dengan Statuta Roma 1998. Disamping itu, ICC jugadiharapkan menghapus impunitas sebagai kendala terbesar bagi negara untuk membawa para bajak laut kemuka pengadilan.KATA KUNCI: Pembajakan, Mahkamah Pidana Internasional, Impunitas

Metrik

  • 516 kali dilihat
  • 462 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Media Hukum

Jurnal Media Hukum adalah jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Fakultas Hukum Universitas ... tampilkan semua