Program Peningkatan Kompetensi dan Penempatan Kerja dalam Meningkatkan Keterampilan Siswa Lulusan SMK di BLKI Semarang

Aifiyatul Fajriyah
Journal article Ekonomi IKIP Veteran Semarang • 2013 Indonesia

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia)

Abstrak

SMK dipersiapkan pemerintah dengan tujuan untuk mempersiapkan peserta didik menjadi tenaga kerja yang berkompeten yang mampu bersaing di dunia USAha atau dunia industri. Namun pada Kenyataannya, kualitas lulusan SMK belum sesuai dengan standar kompetensi yang dibutuhkan pasar tenaga kerja. Dengan kondisi seperti itu Pemerintah Indonesia mengambil solusi untuk meningkatkan keterampilan siswa lulusan SMK melalui diselenggarakannya pendidikan dan pelatihan di Balai Latihan Kerja Industri dan penempatan kerja di Perusahaan yang telah menjalin kerjasama dengan BLKI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Program Peningkatan Kompetensi Dan Penempatan Kerja Dalam Meningkatkan Ketrampilan Siswa Lulusan SMK di BLKI Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di BLKI Semarang. Sumber data diperoleh dari para informan dan arsip dokumentasi. Teknik pengumpulan data, yaitu dengan observasi berpartisispasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Sistem program peningkatan kompetensi dan penempatan kerja di BLKI Semarang dimulai dari perencanaan program pelatihan dan penyusunan kurikulum pelatihan, promosi program, penerimaan siswa baru, pelaksanaan pelatihan, ujian/evaluasi, pelaksanaan program penempatan kerja, serta kontrol dan evaluasi atas pelaksanaan program. (2) Pelaksanaan pelatihan lebih ditekankan pada kegiatan praktek. Materi disesuaikan dengan kurikulum yang sudah disusun berdasarkan kebutuhan pasar kerja saat ini. (3) Evaluasi dilakukan dalam bentuk ujian tertulis dan ujian praktek. Hasil evaluasi ini yang kemudian akan dilampirkan dalam sertifikat pelatihan dari BLKI Semarang. (4) Hasil dari pelaksanaan program peningkatan kompetensi dan penempatan kerja adalah keterampilan siswa meningkat sebanyak 80%. (5) Kendala yang dihadapi diantaranya: kurangnya calon siswa yang berminat untuk mendaftarkan dirinya pada jurusan tertentu, kendala teknis dan waktu pelatihan yang singkat, serta kendala dalam menentukan Perusahaan tempat magang siswa. Kendala lainnya dipengaruhi faktor eksternal yaitu kendala yang disebabkan kenaikan BBM, dan stabilitas ekonomi Indonesia yang berpengaruh pada penggunaan biaya operasional yang digunakan. (6) Upaya yang ditempuh dalam mengatasi kendala-kendala yang dihadapi adalah dengan melakukan promosi program yang disusun kepada masyarakat yang lebih luas, merekrut asisten-asisten instruktur dalam pelaksanaan pelatihan, memperluas jaringan mitra atau Perusahaan yang bekerjasama dengan BLKI Semarang, serta menggunakan biaya operasional dengan seefektif dan seefisien mungkin.

Metrik

  • 462 kali dilihat
  • 67 kali diunduh

Jurnal

Ekonomi IKIP Veteran Semarang

Ekonomi IKIP Veteran Semarang is a journal that publishes original research and literature review... tampilkan semua