Pengaruh Konstruksi Sumur terhadap Kandungan Bakteri Eschercia Coli pada Air Sumur Gali di Desa Dopalak Kecamatan Paleleh Kabupaten Buol

Heriyani Hasnawi
Journal article Public Health Journal • 2012

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konstruksi sumur terhadap kandungan bakteri Eschercia coli pada air sumur gali di Desa Dopalak terhadap kandungan bakteri Eschercia coli pada air sumur gali di Desa Dopalak Kecamatan Paleleh Kabupaten Buol. Penelitian ini bersifat Observasional dan Uji Kecamatan Paleleh Kabupaten Buol. Penelitian ini bersifat Observasional dan Uji Laboratorium dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study ( Studi Potong Laboratorium dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study ( Studi Potong Lintang) terhadap 16 sumur yang diambil dengan cara penarikan sampel yakni Lintang) terhadap 16 sumur yang diambil dengan cara penarikan sampel yakni Purposive Sampling selanjutnya dilakukan observasi terhadap konstruksi sumur dan Purposive Sampling selanjutnya dilakukan observasi terhadap konstruksi sumur dan pemeriksaan bakteriologis air. pemeriksaan bakteriologis air. Hasil penelitian menunjukan bahwa parameter dinding terdistribusi seimbang Hasil penelitian menunjukan bahwa parameter dinding terdistribusi seimbang 50.0% memenuhi syarat dan 50.0% tidak memenuhi syarat, untuk parameter bibir 50.0% memenuhi syarat dan 50.0% tidak memenuhi syarat, untuk parameter bibir terdistribusi tertinggi memenuhi syarat yaitu 56.25%, dari parameter lantai memenuhi terdistribusi tertinggi memenuhi syarat yaitu 56.25%, dari parameter lantai memenuhi syarat 50.0% dan tdak rnemenuhi syarat 50.0%, untuk SPAL terdistribusi tertinggi syarat 50.0% dan tdak rnemenuhi syarat 50.0%, untuk SPAL terdistribusi tertinggi memenuhi syarat yaitu 56.25%, untuk parameter jarak sumber pencemar terdistribusi memenuhi syarat yaitu 56.25%, untuk parameter jarak sumber pencemar terdistribusi tertinggi memenuhi syarat yaitu 62.50%. Sementara, dari parameter bakteriologis tertinggi memenuhi syarat yaitu 62.50%. Sementara, dari parameter bakteriologis terdistribusi tertinggi memenuhi syarat yaitu 56,25%. Berdasarkan hasil analisis terdistribusi tertinggi memenuhi syarat yaitu 56,25%. Berdasarkan hasil analisis statistik diketahui bahwa aspek jarak sumur dengan sumber pencemar terbukti statistik diketahui bahwa aspek jarak sumur dengan sumber pencemar terbukti memiliki pengaruh terhadap kandungan bakteri Eschercia coli. Sedangkan konstruksi memiliki pengaruh terhadap kandungan bakteri Eschercia coli. Sedangkan konstruksi sumur ditinjau dari aspek dinding, bibir, lantai dan SPAL tidak terbukti memilki sumur ditinjau dari aspek dinding, bibir, lantai dan SPAL tidak terbukti memilki pengaruh. pengaruh. Melakukan perbaikan kondisi konstruksi sumur gali terutama dalam Melakukan perbaikan kondisi konstruksi sumur gali terutama dalam menempatkan jarak sumber pencemar seperti tempat sampah, lubang galian untuk air menempatkan jarak sumber pencemar seperti tempat sampah, lubang galian untuk air limbah dan septic tank minimal 10 meter dari sumur adalah hal utama yang perlu limbah dan septic tank minimal 10 meter dari sumur adalah hal utama yang perlu dilakukan untuk mencegah adanya kontaminasi terhadap air konsumsi masyarakat. dilakukan untuk mencegah adanya kontaminasi terhadap air konsumsi masyarakat. Kata kunci : Dinding, Bibir, Lantai, SPAL, Jarak Sumur dengan Sumber Kata kunci : Dinding, Bibir, Lantai, SPAL, Jarak Sumur dengan Sumber Pencemar, Kandungan Bakteri Eschercia coli Pencemar, Kandungan Bakteri Eschercia coli

Metrik

  • 440 kali dilihat
  • 206 kali diunduh

Jurnal

Public Health Journal

Jurnal Ini adalah jurnal mandiri Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Gorontalo, yang menerb... tampilkan semua