Wacana Penjarahan dan Kekerasan Simbolik terhadap Petani

Agus Sudibyo
Journal article Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik • Maret 1999

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 17 pages)

Abstrak

Perlawanan kaum petani sudah lama terjadi dalam konteks sejarah hubungan antara si kaya dan si miskin dan antara kaum petani dan negara. Persoralannya selalu bahwa negara, aparat keamanan dan pemilik modal telah mengambil alih secara paksa surplus ekonomi dari petani. Mereka bekerja sama dalam aksi penyerobotan tanah petani, pendirian perkebunan-perkebunan dan dalam menghadapi gerakan protes petani. Negara bukan hanya menghadapi gerakan perlawanan petani dengan represi-represi fisik. Secara sistematis negara juga melakukan propaganda dengan menciptakan gambaran-gambaran yang unfavourable tentang petani pelaku penjarahan dalam berbagai representasi wacana. Dalam batas tertentu, media massa justru memperkuat kecenderungan ini dengan menonjolkan dimensi kekerasan, pemberontakan dan anarkisme dalam mewacanakan aksi-aksi penjarahan petani.

Metrik

  • 196 kali dilihat
  • 86 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JSP) adalah jurnal ilmiah di bidang sosial dan politik yang ... tampilkan semua