Model Peningkatan Kualitas SDM Penduduk Usia Kerja yang Unggul Professional dan Islami

Amiruddin Idris
Journal article Jurnal Ekonomika • 2010 Indonesia

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 6 pages)

Abstrak

Pentingnya pembangunan manusia sudah lama disadari oleh para pemimpin negeri ini, tercermin dari dituangkannya agenda pembangunan sumber daya manusia dalam UUD 1945 serta GBHN, dan kini Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional. Namun, di tataran praktis, kebijakan pembangunan ekonomi cenderung masih melihat penduduk yang besar sebagai beban dan bukan aset penting nasional yang bisa diberdayakan. Sebenarnya, transisi demografi yang terjadi sejak beberapa dekade terakhir membuka peluang bagi Indonesia untuk menikmati apa yang oleh PBB disebut sebagai demographic dividend pada 2020-2030. Pada saat itu, jumlah penduduk usia produktif dua kali lipat dari nonproduktif sehingga dimungkinkan bagi Indonesia untuk melakukan lompatan kesejahteraan. Selama ini kita cenderung melihat jumlah penduduk besar dari dua aspek, yakni tersedianya secara melimpah tenaga kerja murah dan potensi pasar dalam negeri yang besar. Semakin besar jumlah tenaga kerja, semakin besar jumlah tenaga produktif, sehingga semakin besar pula skala pasar domestik. Kita terlena menjadikan ini keunggulan komparatif sehingga melupakan pekerjaan rumah besarnya: membangun kualitas SDM itu sendiri. Dilihat dari profil demografi, pada 2008, dari sekitar 227 juta penduduk, sebanyak 166,6 juta memasuki usia kerja. Dengan penduduk usi kerja yang unggul, professional dan islamis kita mampu mencicipi bonus demografi, dan sekaligus menjadi bangsa yang bermartabat.

Metrik

  • 366 kali dilihat
  • 118 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Ekonomika

Jurnal ekonomika, menyebarkan pemikiran dalam bidang ekonomi dan pembangunan dari hasil penelitia... tampilkan semua