Representasi Popular dalam Penganggaran Partisipatif

Widiyanto • Syafa’Atun Kariadi • Daniel Dhakidae
Laporan Lembaga Kajian Demokrasi dan Hak Asasi • November 2011

Abstrak

Studi ini hendak mendeskripsikan sejauhmana representasi popular terwujud dalam penganggaran partisipatif (participatory budgeting) dengan mengambil musrenbang sebagai fokus studi. Konsen studi ini bahwa penganggaran sangat erat kaitannya dengan demokrasi. Penganggaran partisipatif dapat dijadikan instrumen penting untuk melakukan redistribusi sumberdaya publik demi terciptanya pemerataan kesejahteraan yang sejalan dengan demokrasi substansial. Pada intinya, studi ini hendak menjelaskan bagaimana keterkaitan antara partisipasi dalam perencanaan pembangunan ketika dikontestasikan dengan kekuasaan teknokratik sesuai dengan alur musrenbang yang berlaku. Yang dimaksud kekuasaan teknokratik adalah kekuasaan yang bersumber pada lembagalembaga atau badan birokrasi pemerintahan yang bersifat atasbawah (top-down). Meski ruang partisipasi sudah ada, apakah kemudian dapat menghasilkan penganggaran yang mencerminkan representasi popular?

Metrics

  • 186 kali dilihat
  • 123 kali diunduh

Penerbit

Lembaga Kajian Demokrasi dan Hak Asasi

Lembaga Kajian Demokrasi dan Hak Asasi (Demos) adalah organisasi nirlaba yang melakukan riset di ... tampilkan semua