Dari Pembangunanisme ke Penghormatan HAM

Sofian Munawar Asgart

Abstrak

Dalam masa “jaya”-nya, jargon pembangunan seringkali menjadi “kata bertuah” tak terbantah yang mampu merubah banyak hal. Kesaktian ideom pembangunan memang diharapkan mampu menghadirkan solusi untuk setiap masalah, meskipun Kenyataanya pembangunan seringkali juga menghadirkan sejumlah masalah untuk setiap solusi yang ditawarkannya. Prestasi pembangunan yang kerapkali diagungkan ternyata bukan merupakan keberhasilan pembangunan itu sendiri. Idealisasi dan mistifikasi konsep dan paradigma pembangunan yang kemudian menjadi “pembangunanisme” itulah yang kemudian mengharuskan pembangunan “tidak boleh gagal”. Dengan menggunakan segala cara, ambisi untuk menyukseskan pembangunan kemudian berubah menjadi ideologi yang tak boleh dibantah. Karena itulah agenda pembangunan menjadi semu dan kadangkala harus berhadapan dengan persoalan kemanusiaan yang hakiki. Permasalahannya kemudian adalah bagaimana paradigma pembangunan diposisikan secara semestinya sehingga tidak berbenturan dengan penghormatan nilai-nilai kemanusiaan.

Metrics

  • 254 kali dilihat
  • 191 kali diunduh

Penerbit

Lembaga Kajian Demokrasi dan Hak Asasi

Lembaga Kajian Demokrasi dan Hak Asasi (Demos) adalah organisasi nirlaba yang melakukan riset di ... tampilkan semua