Desentralisasi Setengah Hati: Berpindahnya “Sentralisme” ke Daerah

  • Willy Purna Samadhi

Abstrak

Desentralisasi kiranya sudah jamak diterima sebagai sebuah keniscayaan dalam proses demokratisasi. Bahkan negara-negara yang amat kuat ciri otoriternya berusaha mendesain tata politik pemerintahannya seakan-akan memenuhi asas desentralisasi agar terkesan demokratis. Rezim Orde Baru Indonesia, misalnya, bukannya tak memperkenalkan desentralisasi di Balik tata politik dan administrasi pemerintahannya yang amat kental dengan gaya otoriter dan sistem sentralistisnya. Tak lain tak bukan, desentralisasi a la Orde Baru itu adalah semacam aksesoris imitasi untuk menutupi praktek sentralisasi sekaligus mengesankan telah berlangsungnya kehidupan politik yang demokratis. Begitu kuatnya relasi antara demokratisasi dan desentralisasi sehingga setiap studi yang mengamati “proyek” demokratisasi nyaris selalu menempatkan aspek pelaksanaan desentralisasi sebagai salah satu indikator pokok untuk mengukur seberapa jauh dan seberapa berhasil demokratisasi telah berlangsung.

Metrics

  • 146 kali dilihat
  • 97 kali diunduh

Penerbit

Lembaga Kajian Demokrasi dan Hak Asasi

Lembaga Kajian Demokrasi dan Hak Asasi (Demos) adalah organisasi nirlaba yang melakukan riset di ... lihat semua

Penyandang Dana

Ford Foundation
Penyedia Dana di New York, USA • 35 publikasi didanai

Yayasan Tifa
Penyedia Dana di Jakarta, Indonesia • 20 publikasi didanai

Sida
Lembaga Pemerintahan di Stockholm, Swedia • 2 publikasi didanai

Norwegian Agency for Development Cooperation
Lembaga Pemerintahan di Oslo, Norwegia • 9 publikasi didanai