Mengukur Realitas dan Persepsi Penyiksaan di Indonesia: melalui Indeks Penyiksaan Serta Indeks Persepsi Penyiksaan

Nurkholis Hidayat • Restaria F. Hutabarat
Laporan The Partnership for Governance Reform • Juni 2012 Indonesia

Abstrak

Sebagai usaha untuk berkontribusi dalam pencegahan dan penghapusan tindak penyiksaan di Indonesia, untuk ketiga kalinya, LBH Jakarta melakukan penelitian mengenai praktik penyiksaan di Indonesia dengan wilayah penelitian yang lebih luas, yakni meliputi Jakarta, Makassar, Surabaya, Banda Aceh dan Lhokseumawe.Sebelumnya, dalam penelitian LBH Jakarta pada tahun 2005 ditemukan 81,1% tersangka mengalami penyiksaan saat diperiksa di tingkat kepolisian. Angka bertambah pada tahun 2008, ditemukan bahwa 83,65% mereka yang pernah diperiksa di kepolisian mengaku mengalami penyiksaan. Temuan-temuan tersebut mengejutkan karena muncul di lima wilayah di DKI Jakarta yang selama ini dianggap sebagai parameter situasi hukum di Indonesia. Ia membuka tabir hitam mengenai praktik penyiksaan yang selama ini sesunguhnya telah di dengar, dilihat, dan dirasakan oleh masyarakat, khususnya kelompok korban, namun kita cenderung membiarkannya. Berbeda dengan penelitian-penelitian sebelumnya, kali ini kami mengubah beberapa metode yang diharapkan dapat menutupi berbagai kelemahan metodologis dari baseline survei sebelumnya yang hanya mengambil responden dari kelompok korban semata. Kalangan Aparat Penegak hukum mulai dari kepolisian sampai hakim bahkan advokat menjadi responden penelitian ini dan turut memberikan penilaiannya mengenai tingkat toleransi terhadap praktik penyiksaan atau yang kita sebut dengan Indeks Persepsi Penyiksaan. Sementara pengalaman korban menjadi bagian tak terpisahkan yang kami teliti yang kami sajikan dalam bentuk indeks penyiksaan.

Metrics

  • 65 kali dilihat
  • 33 kali diunduh

Penerbit

The Partnership for Governance Reform

Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan atau yang lebih dikenal dengan Kemitraan (Partnership)... tampilkan semua

Penyandang Dana

Komisi Eropa

Komisi Eropa (European Commission) bertindak memegang fungsi eksekutif dan bertanggung jawab untu... tampilkan semua