Laporan Kinerja Pengelolaan Anggaran Daerah 2011: Temuan-temuan Hasil Studi Pengelolaan Anggaran di 20 Kabupaten/Kota Partisipan Program KINERJA

Laporan SEKNAS FITRA • Mei 2012 Indonesia

Abstrak

Anggaran pemerintah (baik APBN maupun APBD) merupakan instrumen penting bagi pemerintah untuk menetapkan prioritas program pembangunan di tingkat nasional maupun daerah. Bahkan bisa dikatakan bahwa anggaran pemerintah adalah refleksi keputusan politik antara eksekutif dan legislatif. Keputusan politik ini tentunya akan berdampak sangat luas terhadap taraf hidup masyarakat terkait dengan seberapa besar alokasi anggaran pembangunan bisa memberikan manfaat bagi upaya penyediaan layanan dasar yang lebih baik bagi warganya khususnya kelompok miskin dan perempuan. Oleh karenanya, anggaran merupakan salah satu alat ukur untuk menilai keberpihakan pemerintah terhadap warganya. Kinerja Pengelolaan Anggaran Daerah (KiPAD) merupakan instrumen penelitian yang digagas, dikembangkan dan dilaksanakan oleh kelompok sipil untuk memantau dan mengevaluasi proses pengelolaan anggaran di daerah. Instrumen monitoring ini telah diimplementasikan sejak tahun 2009 oleh Seknas FITRA dengan dukungan dari the Asia Foundation. Pada tahun 2009 hingga 2010, monitoring dilakukan di 42 kabupaten/kota di Indonesia dengan melibatkan 28 jaringan kelompok sipil yang terdiri dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), organisasi massa (Ormas) maupun lembaga penelitian dari perguruan tinggi. Laporan penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauhmana praktik-praktik pengelolaan anggaran daerah dijalankan dengan menerapkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, yaitu transparansi, partisipasi, akuntabilitas dan kesetaraan gender. Secara khusus, studi ini dimaksudkan untuk memberi umpan Balik kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja dalam proses perencanaan dan penganggaran. Melalui studi ini pemerintah daerah bisa melihat bagaimana tahapan-tahapan pada proses penganggaran di daerahnya sudah sesuai dengan aturan-aturan yang digariskan, juga mendapatkan inspirasi atas prakarsa-prakarsa inovatif yang dilakukan oleh daerah lain. Bagi pemerintah pusat, studi ini ini juga diharapkan dapat dipakai untuk melakukan evaluasi kebijakan nasional dalam proses pengelolaan anggaran daerah yang lebih baik. Hasil studi ini juga dipakai sebagai rujukan bagi kerja-kerja advokasi jaringan kelompok sipil dalam berbagai program advokasi anggaran yang berpihak kepada kelompok miskin (pro poor) di beberapa daerah yang menjadi lokasi studi.

Metrics

  • 88 kali dilihat
  • 40 kali diunduh

Penerbit

SEKNAS FITRA

FITRA adalah organisasi yang bergerak dalam bidang kontrol sosial untuk transparansi proses-prose... tampilkan semua

Penyandang Dana

The Asia Foundation

USAID