Topeng Monyet: Kesenian Tradisional Indonesia Atau Kekejaman terhadap Hewan?

Anton Lucanus
Makalah Penelitian University of Western Australia • Mei 2014 Indonesia

Abstrak

Kalau dibesarkan di Indonesia, Anda pasti teringat pertunjukan topeng monyet dengan senyum di wajah serta pikiran ceria di kepala. Topeng monyet merupakan sebuah kesenian tradisional di Indonesia, di mana seorang pawang melatih monyet jenis Macaca Fascicularis untuk melakukan berbagai aktivitas yang meniru tingkah laku manusia. Misalnya, monyet itu mengenakan pakaian manusia, berdansa, mengemudi sepeda, dan yang paling mengherankan, merokok kretek. Monyetnya diikat dengan rantai dileher, dan tangan pawang monyet bermain gendang atau gamelan, sambil tangan yang lain memegang tali pengikat monyet. Para penonton melihat miniatur sirkus ini sebagai hal yang lucu dan tertawa sambil menyodorkan selembar rupiah yang diminta-minta oleh monyet. Tetapi ada satu hal yang tidak mereka ketahui, yaitu proses penyiksaan yang terjadi sebelum kera tersebut menjadi bintang pertunjukan topeng monyet. Tujuan dari laporan ini adalah untuk mengupas kisah nyata di Balik topeng monyet, dan memahami perasaan orang Indonesia terhadap kekejaman hewan ini serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Data diperoleh melalui wawancara dengan orang Indonesia dan tinjauan pustaka, termasuk artikel dari koran dan penelitian dari LSM dan organisasi lain.

Metrics

  • 263 kali dilihat
  • 166 kali diunduh

Penerbit

University of Western Australia

The University of Western Australia (UWA) is a research-intensive university in Perth, Australia ... tampilkan semua