Studi Dampak Pembangunan Daerah di Regional Kalimantan

Tim Kajian Pkp2a Iii Lan Samarinda
Journal article Jurnal Borneo Administrator • 2011

Abstrak

The objective of this study is searching the outcomes of development implementation conducts by local governments in Kalimantan. This research uses descriptive analysis method and qualitative approach. The data is collected by interview with key informants in local governments and supported by secondary data. The result of this research are firstly, development in regional of Kalimantan remains great problems. It can be seen that development performance in several regions are still supported by exploitation on non-renewable natural resources, that has environmental risk. In other hand, several regions which has no natural resources meet trouble in accelerating their development performance. Even it still remains declining in economic growth and increasing in unemployment. Secondly, refer to regional planning document found that local governments tend to place short term output as main orientation in regional development, and not outcomes that should give long term benefits and impacts for the people.Keywords : outcome, district's development, regional KalimantanTujuan studi ini adalah untuk mengetahui dampak dari implementasi perencanaan pembangunan daerah kabupaten di regional Kalimantan. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk mendapatkan data dilakukan melalui interview dan pengumpulan data sekunder. Kesimpulan yang dihasilkan meliputi beberapa hal yaitu pertama, bahwa secara umum implementasi pembangunan daerah di tingkat kabupaten masih menjadi tantangan yang berat. Hal ini terlihat di beberapa daerah yang memiliki kinerja pembangunan yang bagus ternyata ditopang oleh sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui, dan seringkali mengabaikan faktor lingkungan. Sementara di daerah lain yang tidak bisa mengandalkan potensi sumber daya alam mengalami kesulitan untuk mengakselerasi kinerja pembangunannya, bahkan masih ada daerah yang mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi serta peningkatan jumlah pengangguran. Sementara dari aspek pembangunan fisik, pembangunan infrastruktur dasar khususnya jalan di beberapa kabupaten cenderung lambat. Kedua, dilihat dari dokumen perencanaan, realisasi pembangunan di beberapa kabupaten masih cenderung berorientasi pada keluaran (output) jangka pendek. Pemerintah daerah masih berorientasi pada pelaksanaan program dan kegiatan jangka pendek dan kurang memperhatikan manfaat dan dampak jangka panjang (dampak/outcomes) yang seharusnya bisa dinikmati oleh masyarakat.

Metrics

  • 126 kali dilihat
  • 93 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Borneo Administrator

Jurnal Borneo Administrator: Media Pengembangan Paradigma dan Inovasi Sistem Administrasi Negara ... tampilkan semua