Pengelolaan dan Pemanfaatan Plasma Nutfah Padi di Indonesia

Silitonga, Tiur Sudiaty
Artikel jurnal Buletin Plasma Nutfah • Desember 2004 Indonesia

Abstrak

Upaya untuk memenuhi kebutuhan beras penduduk mendapat tantangan berat mengingat varietas unggul padi yang tersedia hanya sedikit yang mampu beradaptasi baik dan bertahan lama. Oleh karena itu, para pemulia harus lebih giat dalam merakit atau memperbaiki varietas sesuai dengan agroekosistem pengembangan, karena setiap varietas unggul menuntut sejumlah persyaratan untuk dapat menampilkan keunggulannya secara maksimum. Perakitan varietas unggul harus lebih memanfaatkan secara luas sumber keanekaragaman plasma nutfah padi yang terdapat dalam Bank Gen BB-Biogen. Hingga kini Bank Gen BB-Biogen telah melestarikan sebanyak 3563 plasma nutfah padi dan 100 aksesi padi liar. Agar plasma nutfah dapat lebih diberdayakan maka perlu dilakukan cara konservasi yang lebih dinamis seperti pelestarian in situ dan lekat lahan (onfarm conservation). Spesies padi liar sebaiknya dilestarikan di Taman Nasional dan padi tradisional dilestarikan oleh masyarakat termasuk petani dan LSM di daerah-daerah tertentu untuk dikembangkan. Penggunaan tetua yang lebih beragam diharapkan dapat dihasilkan varietas unggul dengan sifat-sifat yang diinginkan termasuk pemanfaatan spesies padi liar dalam persilangan kerabat jauh dengan menggunakan teknologi marka molekuler. Akses terhadap informasi sumber daya genetik perlu lebih dipermudah dengan mengembangkan database yang lengkap dan membangun jaringan website. Sampai Agustus 2003 di Indonesia telah dilepas lebih dari 160 varietas unggul padi yang sesuai untuk lahan sawah, lahan kering (gogo), dan lahan rawa pasang surut.

Metrics

  • 56 kali dilihat
  • 40 kali diunduh

Jurnal

Buletin Plasma Nutfah

Buletin Plasma Nutfah diterbitkan oleh Komisi Nasional Sumber Daya Genetik (KNSDG), Badan Penelit... tampilkan semua