Fraksi Petroleum Eter Tanaman Ceplukan (Physalis Angulata L.) Menghambat Proliferasi Dan Memacu Apoptosis Pada Sel HeLa

Maryati Maryati • Em Sutrisna
Journal article Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Hayati UAJY • 2011 Indonesia

Abstrak

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kanker masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia, demikian juga di dunia. Oleh karena itu, penelitian untuk mengembangkan obat baru sangat penting untuk dilakukan. Ceplukan (Physallis angulata L.) adalah salah satu tanaman yang potensial untuk dikembangkan sebagai cancer chemoprevention agent. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek sitotoksik tanaman ceplukan serta efek pada proliferasi dan apoptosis pada sel HeLa. Tanaman ceplukan diekstraksi dengan etanol 96%, selanjutnya ekstrak difraksinasi menggunakan pelarut yang berbeda kepolarannya yaitu petroleum eter, kloroform dan etil asetat. Penentuan efek sitotoksik dan pengaruh terhadap proliferasi sel HeLa dilakukan dengan metode MTT. Pengaruh sampel terhadap apoptosis pada sel HeLa dilakukan dengan doublestanning menggunakan ethidium bromide-acridyne orange. Protein markers pada apoptosis diamati dengan immunocytochemistry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi petroleum eter mempunyai efek sitotoksik pada sel HeLa dengan nilai IC50 sebesar 120,198 µµg/ml. Fraksi petroleum eter menghambat proliferasi sel HeLa dan memacu terjadinya apoptosis dengan meningkatkan ekspresi protein p53 dan Bax.

Metrics

  • 60 kali dilihat
  • 34 kali diunduh

Jurnal

Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Hayati UAJY

Biota Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Hayati merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian, ... tampilkan semua