Keragaan Karakter Agronomi Padi Hibrida Baru

Kartina, Nita • Widyastuti, Yuni • Satoto, Nfn
Artikel jurnal Buletin Plasma Nutfah • Desember 2014 Indonesia

Abstrak

Padi hibrida merupakan generasi F1 hasil persilangan antara galur mandul jantan sebagai tetua betina dan galur pemulih kesuburan sebagai tetua jantan. Teknologi padi hibrida dihasilkan melalui pemanfaatan heterosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keragaan agronomi sejumlah padi hibrida baru. Sebanyak 400 padi hibrida baru rakitan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi diseleksi berdasarkan daya hasil dan penampilan fenotipik di lapangan menggunakan analisis augmented. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Sukamandi, Jawa Barat, pada MT II tahun 2012 menggunakan lima varietas kontrol, yaitu Mapan P.05, Inpari 13, Dodokan, Ciherang dan Hipa 8 yang ditanam berulang pada tujuh blok dan tiap blok terdiri dari 20 kombinasi padi hibrida. Diperoleh 14 kombinasi padi hibrida yang menunjukkan keragaan yang lebih baik dan memiliki standar heterosis lebih tinggi dari varietas kontrol Ciherang dan Hipa 8. Empat kombinasi hibrida memberikan hasil yang nyata lebih tinggi dibanding Ciherang sebagai varietas pembanding dengan hasil (5,59 t/ha), hibrida tersebut adalah GMJ11/CRS777 (9,1 t/ha), GMJ12/CRS707 (7,6 t/ha), GMJ13/CRS703 (8,7 t/ha), dan GMJ12/CRS795 (7,95 t/ha).

Metrics

  • 106 kali dilihat
  • 84 kali diunduh

Jurnal

Buletin Plasma Nutfah

Buletin Plasma Nutfah diterbitkan oleh Komisi Nasional Sumber Daya Genetik (KNSDG), Badan Penelit... tampilkan semua