Deteksi Mikrofilaria Brugia Malayi pada Nyamuk Mansonia Spp dengan Pembedahan dan Metode PCR di Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Santoso, Santoso • Yahya, Yahya • Suryaningtyas, Nungki Hapsari • Rahayu, Katarina Sri

Abstrak

. Filariasis di Kabupaten Tanjung Jabung Timur masih menjadi masalah kesehatan dan masih terjadi penularan. Kegiatan pengobatan massal telah dilakukan sejak tahun 2002, namun hingga tahun 2012 masih ditemukan adanya desa dengan Mf rate >1%. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi larva cacing filaria dalam tubuh nyamuk dengan metode pembedahan dan PCR. Nyamuk yang diperiksa adalah nyamuk Mansonia spp. Jumlah nyamuk yang diperiksa sebanyak 450 ekor, 133 ekor diantaranya diperiksa secara PCR. Hasil pembedahan secara mikroskopis tidak ditemukan adanya larva cacing filaria stadium 3 (L3) dalam tubuh nyamuk.Ditemukan adanya DNA mikrofilaria B. malayi hasil pemeriksaan secara PCR pada 8 sampel nyamuk Ma. Indiana. Nyamuk Ma. Indiana berpotensi sebagai vektor filariasis B. malayi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Metode pemeriksaan secara PCR lebih sensitif dalam mendeteksi mikrofilaria dibandingkan dengan pembedahan.

Metrics

  • 113 kali dilihat
  • 76 kali diunduh

Jurnal

Aspirator: Jurnal Penelitian Penyakit Tular Vektor

Loka Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Pangandaran, Jaw... tampilkan semua