Keragaan Sifat Tahan Penyakit Blas dan Agronomi Populasi Silang Balik dan Haploid Ganda Turunan IR64 dan Oryza Rufipogon

Dwinita W. Utami • A. Dinar Ambarwati • Aniversari Apriana • Atmitri Sisharmini • Ida Hanarida 1 more
Journal article Buletin Plasma Nutfah • Desember 2010

Abstrak

Perakitan varietas tahan blas sebagai galur harapan, merupakan salah satu prioritas dalam program pemuliaan padi. Dalam rangka mendukung program tersebut, telah dilakukan pembentukan populasi haploid ganda (HG) dan silang Balik (BC) dengan IR64 sebagai tetua berulang dan Oryza rufipogon (No. aksesi IRGC 105491) sebagai tetua donor gen tahan penyakit blas. Penelitian ini bertujuan menganalisis keragaan tingkat ketahanan galur-galur haploid ganda (HG_I, HG_II, dan HG_III) dan galur-galur silang Balik (BC2, BC3, dan BC5) terhadap penyakit blas di rumah kaca dan lapang, sehingga diperoleh kandidat galur harapan. Hasil pengujian beberapa populasi HG dan BC menunjukan bahwa terdapat variasi keragaan yang berbeda-beda. Variasi paling kecil terdapat pada populasi HG_III. Hasil yang sama juga diperoleh pada populasi silang Balik (BC2-BC5). Variasi paling kecil terdapat pada populasi BC5. Bila dibandingkan antar populasi HG dan BC, tingkat variasi pada populasi HG_III lebih kecil dibandingkan dengan tingkat variasi pada populasi BC5. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat homosigositas paling tinggi terdapat pada populasi HG_III. Berdasarkan evaluasi penampilan agronomis beberapa galur HG_III terpilih, diperoleh tiga galur kandidat galur harapan Bio1, Bio2, dan Bio8.

Metrics

  • 168 kali dilihat
  • 16 kali diunduh

Jurnal

Buletin Plasma Nutfah

Buletin Plasma Nutfah diterbitkan oleh Komisi Nasional Sumber Daya Genetik (KNSDG), Badan Penelit... tampilkan semua