Keragaman Malai Anakan dan Hubungannya dengan Hasil Padi Sawah (Oryza Sativa)

Sutoro, Nfn • Suhartini, Tintin • Setyowati, Mamik • Trijatmiko, Kurniawan R
Artikel jurnal Buletin Plasma Nutfah • Juni 2015

Abstrak

Karakter morfofisiologi dan komponen hasil merupakan karakteristik tanaman yang mempengaruhi produktivitas. Hasil biji sebagai salah satu bagian dari sink tanaman ditentukan oleh komponen hasil, di antaranya malai yang berasal dari berbagai tipe/ jenis anakan padi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keragaman malai anakan dan hubungannya dengan hasil padi. Percobaan dilaksanakan dengan menanam 30 varietas/galur pada pot percobaan. Hasil analisis menunjukkan perbedaan jumlah total malai di antara varietas/galur yang diuji. Jumlah malai berkisar antara 20–50 buah. Di antara varietas yang diuji juga terdapat perbedaan yang nyata pada jumlah malai yang berasal dari anakan primer, sekunder, tersier, dan kuarter. Kehampaan gabah dari setiap jenis malai cenderung meningkat menurut urutan pemunculan malai anakan padi, dimulai dari malai tanaman induk (11%), primer (12%), sekunder (12%), tersier (16%), dan kuarter (22%). Tanaman padi yang dapat memberi hasil tinggi dapat diperoleh melalui perakitan varietas atau teknik budi daya yang dapat menghasilkan terutama malai anakan primer dan sekunder yang relatif banyak dan sedikit atau tanpa anakan tersier dan kuarter.

Metrics

  • 44 kali dilihat
  • 76 kali diunduh

Jurnal

Buletin Plasma Nutfah

Buletin Plasma Nutfah diterbitkan oleh Komisi Nasional Sumber Daya Genetik (KNSDG), Badan Penelit... tampilkan semua