Determinan Kejadian Malaria di Wilayah Sulawesi

Widjaja, Junus • Sumolang, Phetysia Pamela Frederika • Nurjana, Made Agus
Artikel jurnal Aspirator: Jurnal Penelitian Penyakit Tular Vektor • Juni 2016 Indonesia

Abstrak

.Salah satu negara yang paling berisiko terhadap malaria adalah Indonesia. Diketahui dari 496 kabupaten di Indonesia 396 kabupaten merupakan daerah endemis malaria atau 45% penduduknya tinggal didaerah endemis malaria, salah satunya adalah wilayah Sulawesi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kejadian malaria di wilayah Sulawesi. Data Riskesdas yang telah dilaksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan pada tahun 2013 digunakan dalam analisis lanjut. Variabel yang dianalisis yaitu karakteristik, kondisi pemukiman, dan lingkungan kaitannya dengan kejadian malaria. Data dianalisis dengan logistic regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara malaria dengan jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, status rumah, jumlah anggota rumah tangga, jendela ruang tidur, kebersihan ruang makan, ventilasi ruang keluarga, jenis lantai rumah, dinding rumah, plafon, sumber penerangan dan minum obat pencegahan. Variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian malaria di wilayah sulawesi yaitu jenis penerangan rumah. Kegiatan perencanaan terpadu dengan sektorterkait, penyuluhan tentang rumah sehat dan pemugaran Perumahan yang kurang layak melalui peningkatanpartisipasi dari masyarakat sendiri perlu dilakukan.

Metrics

  • 67 kali dilihat
  • 41 kali diunduh

Jurnal

Aspirator: Jurnal Penelitian Penyakit Tular Vektor

Loka Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Pangandaran, Jaw... tampilkan semua