Pengembangan Model Surveilans Aktif Demam Berdarah Dengue melalui Metode Pelaporan Kewaspadaan Dini Rumah Sakit (KDRS) di Kota Tasikmalaya

Ginanjar, Aryo • Dinata, Arda • Nurindra, Rohmansyah Wahyu
Artikel jurnal Aspirator: Jurnal Penelitian Penyakit Tular Vektor • Juni 2016 Indonesia

Abstrak

. Demam Berdarah Dengue masih menjadi masalah kesehatan yang sulit ditangani di Indonesia, tidak terkecuali di Provinsi Jawa Barat terutama di Kota Tasikmalaya sebagai salah satu daerah endemis. Pelaporan kasus di rumah sakit seringkali terlambat dan kurang lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model surveilans aktif DBD untuk meningkatkan kualitas pelaporan Kewaspadaan Dini Rumah Sakit di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan design eksperimen semu dan rancangan pretest, intervensi dan postest dalam satu kelompok. Pendekatan kualitatif ditambahkan untuk menggali informasi secara lebih mendalam. Responden berjumlah 11 orang yaitu 8 orang petugas surveilans dari 7 RSU di Kota Tasikmalaya dan 3 orang pengelola program DBD Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya. Wawancara dan observasi dilakukan untuk mengukur pengetahuan dan sikap petugas, sarana penunjang serta kualitas laporan KDRS DBD. Intervensi berupa Lokakarya dan Pelatihan Singkat untuk menentukan model pelaporan yang paling tepat untuk diterapkan. Monitoring pasca intervensi dilakukan selama 3 bulan dan diukur kembali seluruh aspek yang diteliti. Hasilnya terjadi peningkatan pada seluruh aspek yang diukur. Pengetahuan responden meningkat dari “kategori kurang” saat pra intervensi menjadi “kategori baik” saat post intervensi dan aspek sikap dari “kategori cukup” menjadi “baik”. Sarana penunjang mengalami peningkatan dari “kategori kurang” menjadi “cukup”, dan model yang telah diterapkan mampu meningkatkan kualitas KDRS dari “kategori kurang” menjadi “kategori cukup”. Penerapan Model Surveilans Aktif yang dikembangkan dalam penelitian ini telah mampu meningkatkan Kualitas Laporan KDRS sehingga apabila model ini dapat digunakan secara berkesinambungan, diharapkan dapat mendukung upaya penanganan penyakit DBD di masyarakat secara lebih efektif dan efisien.

Metrics

  • 37 kali dilihat
  • 34 kali diunduh

Jurnal

Aspirator: Jurnal Penelitian Penyakit Tular Vektor

Loka Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Pangandaran, Jaw... tampilkan semua