Identifikasi Galur-galur Elit Padi (Oryza Sativa) untuk Tetua Padi Hibrida

Nugraha, Yudhistira • Lubis, E • Diredja, M
Artikel jurnal Buletin Plasma Nutfah • Juni 2004 Indonesia

Abstrak

Salah satu upaya untuk meningkatan hasil padi adalah dengan penanaman varietas hibrida. Saat ini di Indonesia mulai menerapkan teknologi padi hibrida secara komersial. Padi hibrida yang berkembang di Indonesia berasal dari galur-galur tetua hasil introduksi. Biasanya galur-galur tetua introduksi lebih peka terhadap Perubahan kondisi lingkungan terutama hama dan penyakit, sehingga hasilnya lebih berfluktuasi dan tidak stabil. Dengan demikian perlu dirakit varietas padi hibrida dengan menggunakan galur padi hasil pemuliaan Balai Penelitian Tanaman Padi (Balitpa) yang telah beradaptasi baik di Indonesia. Galur-galur tersebut perlu diidentifikasi sebelum digunakan sebagai tetua padi hibrida dengan cara diuji silang. Selama empat musim, yaitu MH 2000/2001sampai MK 2002, sebanyak 1471 galur diuji silang di Inlitpa Muara, Bogor. Sebanyak 2769 hibrida hasil uji silang dengan 1471 galur tetua teridentifikasi 18,1%, 74,5%, dan 7,1% berturut-turut fertil, parsial fertil atau steril, dan steril. Sebanyak 3,4% tanaman fertil dilanjutkan ke pertanaman observasi daya hasil dan hanya 0,7% tanaman steril yang dilanjutkan ke program silang Balik untuk pembentukan galur mandul jantan baru. Sebanyak 16 galur yang teridentifikasi sebagai galur pemulih kesuburan berasal dari keturunan varietas populer IR64 dan IR36. Sementara itu enam galur yang teridentifikasi sebagai galur pelestari mandul jantan berasal dari persilangan Ptb 33 dan IR3043.

Metrics

  • 111 kali dilihat
  • 49 kali diunduh

Jurnal

Buletin Plasma Nutfah

Buletin Plasma Nutfah diterbitkan oleh Komisi Nasional Sumber Daya Genetik (KNSDG), Badan Penelit... tampilkan semua