Peranan United Nations Educational Scientific And Cultural Organization (Unesco) dalam Perlindungan Benda-benda Bersejarah yang Hancur Akibat Konflik Bersenjata (Studi Kasus Perlindungan Benda-benda Bersejarah yang Hancur Akibat Konflik Bersenjata di Suri

Muchsin Idris, Soekotjo Hardiwinoto, Pramitha Astri Kurnia*
Journal article Diponegoro Law Review • 2016 Syria • USA

Abstrak

UNESCO mempunyai peranan untuk melindungi benda-benda bersejarah terutama benda-benda bersejarah yang berada dibawah ancaman konflik bersenjata. Peranan yang dilakukan oleh UNESCO berdasarkan pada Konvensi Den Haag 1954 dan kedua protokolnya yang harus diwujudkan di lapangan. Perang Suriah yang tak kunjung USA i menyebabkan kerusakan pada benda-benda bersejarah yang mana harus dipelihara oleh UNESCO, maka dari itu UNESCO memiliki peran penting dalam perlindungan benda-benda bersejarah yang berada di Suriah.Dalam jurnal ini digunakan metode yuridis normatif dengan spesifikasi penulisan deskriptif analitis, yang mana isi nya akan membahas peranan dari UNESCO terhadap perlindungan benda-benda bersejarah yang berada di Suriah sesuai dengan Konvensi Den Haag 1954 dan kedua protokolnya. Peranan yang dilakukan oleh UNESCO dapat berupa bantuan teknis atau mengolektifkan bantuan-bantuan dari negara lain dan sesuai dengan protokol kedua nya yang menyatakan dapat dilakukan pemidanaan maka UNESCO dapat melakukan kerjasama dengan International Criminal Court (ICC) dalam menindak pelanggaran terhadap benda-benda bersejarah.

Metrics

  • 346 kali dilihat
  • 70 kali diunduh

Jurnal

Diponegoro Law Review

The Diponegoro Law Review is a student-run, open access journal that publishes original legal res... tampilkan semua