Artesdiaquine and Primaquine Combined Treatment is More Effective for Malaria Vivax

Santoso, Santoso
Artikel jurnal Health Science Journal of Indonesia • Desember 2010 Indonesia

Abstrak

Latar belakang: Pengobatan malaria di Kabupaten OKU sejak tahun 2009 telah menggunakan artesdiakuin untuk malaria vivak dan malaria falsiparum. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan gejala klinis awal penderita malaria vivak dan malaria falsiparum, efektivitas dan efek samping pemberian artesdiakuin. Metode: Penelitian merupakan kuasi eksperimen menggunakan metode pre-post test. Sampling dilakukan secara consecutive terhadap pasien Puskesmas Pengaringan, OKU selama bulan Februari sampai Juni 2010. Diagnosis malaria didasarkan adanya plasmodium pada darah pasien secara mikroskopis. Seluruh pasien yang didiagnosis malaria diterapi artesdiakuin pada H0 sampai H2 sedangkan pemberian primakuin hanya dilakukan pada H0. Pengamatan dilakukan i selama 28 hari yaitu pada H0 sampai H3, H7, H14, H21 dan H28. Pengamatan efek samping dilakukan pada H0 sampai H3 sedangkan penilaian efikasi obat dilakukan setelah H28. Hasil: Diperoleh jumlah penderita malaria falsiparum sebanyak 23 orang dan malaria vivak sebanyak 12 orang. Gejala klinis awal sebelum terapi ditemukan pada 91,3% pada subjek dengan malaria falciparum berupa menggigil, anoreksia, sakit kepala, pusing dan nyeri otot. Gejala tersebut terjadi pada 50% subjek dengan malari vivak. Obat anti-malaria artesdiakuin memiliki efikasi yang baik (100%) terhadap penderita malaria vivax namun pada penderita malaria falsiparum hanya diperoleh 87%. Efek samping artesdiakuin ditemukan berupa gatal, pusing, mual, muntah dan nyeri lambung. Efek samping obat lebih berat pada penderita malaria falsiparum dibandingkan malaria vivak. Kesimpulan: Penderita malaria vivax lebih banyak yang tidak mengalami gejala klinis awal. Artesdiakuin lebih efektif pada penderita malaria vivak dibandingkan penderita malaria falsiparum. Efek samping yang ditemukan berupa menggigil, anoreksia, sakit kepala, pusing dan nyeri otot. (Health Science Indones 2010; 1: 26 -32)

Metrics

  • 34 kali dilihat
  • 16 kali diunduh

Jurnal

Health Science Journal of Indonesia

Health Science Journal of Indonesia merupakan jurnal Internasional terbitan Badan Penelitian dan ... tampilkan semua