Fingernail Biting Increase the Risk of Soil Transmitted Helminth (STH) Infection in Elementary School Children

Sofiana, Liena • Sumarni, Sri • Ipa, Mara
Artikel jurnal Health Science Journal of Indonesia • Desember 2011 Indonesia

Abstrak

Latar belakang: Infeksi cacing usus yang ditularkan melalui tanah (Soil Transmitted Helminth-STH) merupakan infeksi tersering dan terbanyak di antara infeksi-infeksi parasit. Kunci pemberantasan kecacingan adalah memperbaiki higiene perorangan dan sanitasi lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengidentifikasi faktor risiko yang meningkatkan infeksi STH pada anak sekolah dasar (SD).Metode: Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan sampel purposif. Penelitian ini dilakukan di suatu SD di wilayah kerja Puskesmas di Yogyakarta pada bulan Oktober sampai Desember 2009. Pengumpulan data dilakukan dengan survei tinja dan wawancara. Pemeriksaan tinja menggunakan metode Kato Katz dan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil: Di antara 211 subjek, 52 (24,6%) murid mengidap cacingan dan yang terbanyak adalah Trichusis trihiura, sedangkan cacingan Ascaris lumbricoides, sedangkan infeksi campuran Trichuris trichiura dan Hookworm sangat jarang. Risiko tertinggi (2,8 kali lipat) terjadi di antara murid yang mempuyai kebiasaan menggigit kuku jari dibandngkan dengan yang tidak mempunyai kebiasan ini [risiko relatif suaian (RRa) = 2,80; 95% interval kepercayaan (CI) = 1,22-4,04]. Subjek yang tidak mencuci tangan sebelum makan atau tidak mencuci tangan dengan sabun setelah buang air besar mempunyai risiko 2,2 kali terhadap terinfeksi cacingan.Kesimpulan: Kebiasaan menggigit kuku jari, tidak mencuci tangan sebelum makan dan tidak mencuci tangan dengan sabun setelah buang air besar mempertinggi risiko infeksi cacingan. (Health Science Indones 2011;2:81-6).

Metrics

  • 27 kali dilihat
  • 8 kali diunduh

Jurnal

Health Science Journal of Indonesia

Health Science Journal of Indonesia merupakan jurnal Internasional terbitan Badan Penelitian dan ... tampilkan semua