Factors Affecting Circular Economy Promotion in Indonesia: the Revival of Agribusiness Partnership

Sahat Pasaribu
Journal article Forum Penelitian Agro Ekonomi • 2006 Indonesia

Abstrak

Konsep ekonomi sirkuler sebenarnya telah dilakukan sejak lama di Indonesia, khususnya pada industri besar dan menengah, namun belakangan ini perencanaan pembangunan ekonomi kurang memperhatikannya. Perusahaan-Perusahaan pabrik kertas dan perkebunan besar termasuk diantara USAha ekonomi yang melaksanakan konsep ini. Pada skala ekonomi yang lebih kecil dalam bidang pertanian, kerjasama antara Perusahaan besar dengan pertanian rakyat sudah berlangsung dengan baik, memberikan keuntungan ekonomi, memperbaiki kualitas lingkungan dan menjanjikan persaingan yang kompetitif. Masyarakat sebenarnya sudah menerapkan konsep ekonomi sirkuler pada sistem USAhatani terintegrasi yang mereka lakukan, namun perkembangannya masih kurang memuaskan. Faktor-faktor yang terkait dengan kelembagaan sangat berperan dalam mempromosikan konsep ekonomi sirkuler ini di pedesaan dan menjadi penentu keberhasilan program kemitraan hingga mencapai level tertentu. Melalui kerjasama model kemitraan sebagai perwujudan konsep ekonomi sirkuler, ketiga pilar ekonomi, yakni lembaga pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat harus saling mendukung dan berpartisipasi menurut kapasitasnya masing-masing memberikan sumbangan pada pembangunan ekonomi regional. Pemerintah sebagai fasilitator dan regulator, Perusahaan swasta sebagai penghela USAha, dan masyarakat sebagai pemasok bahan baku atau pelaku USAha kecil harus saling berinteraksi, bekerjasama dan berpartisipasi dalam program pembangunan ekonomi. Makalah ini menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi konsep ekonomi sirkuler untuk mempercepat bangkitnya ekonomi rakyat melalui kemitraan agribisnis

Metrics

  • 227 kali dilihat
  • 324 kali diunduh

Jurnal

Forum Penelitian Agro Ekonomi

Forum Penelitian Agro Ekonomi (FAE) adalah media ilmiah komunikasi hasil penelitian yang berisi r... tampilkan semua