Dinamika Nilai Tukar Petani: Perubahan 2003–2013

Sri Hastuti Suhartini • I Wayan Rusastra
Book chapter Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian • 2015 Indonesia

Abstrak

Salah satu tujuan utama pembangunan adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Indonesia merupakan negara agraris dengan jumlah penduduk dan proporsi rumah tangga pertanian yang sangat besar, maka peningkatan kesejahteraan petani menjadi perhatian pemerintah. Nilai Tukar Petani (NTP) merupakan salah satu indikator kesejahteraan petani di Indonesia. NTP merupakan perbandingan atau rasio antara indeks harga yang diterima petani (It) dengan indeks harga yang dibayar petani (Ib). Hubungan NTP dengan tingkat kesejahteraan petani sebagai produsen secara nyata terlihat dari posisi It yang berada pada pembilang dari angka NTP. Apabila harga barang atau produk pertanian naik, dengan asumsi volume produksi tidak berkurang, maka penerimaan/pendapatan petani dari produksi pertanian juga akan bertambah. Perkembangan harga yang ditunjukkan It merupakan sebuah indikator tingkat kesejahteraan petani produsen dari sisi pendapatan. Sejauh mana pertambahan pendapatan petani ini dapat menyejahterakan petani dan keluarganya, sangat tergantung dari berapa besar selisih/margin pendapatan petani yang dipakai untuk konsumsi/kebutuhan pokoknya (subsistence). Tingkat kesejahteraan petani secara utuh dapat dilihat dari sisi yang lain yaitu perkembangan jumlah pengeluaran baik untuk kebutuhan konsumsi maupun untuk produksi. Dalam hal ini petani sebagai produsen dan juga konsumen dihadapkan kepada pilihan dalam mengalokasikan pendapatannya: Pertama, untuk memenuhi kebutuhan pokok (konsumsi) demi kelangsungan hidup petani beserta keluarganya. Kedua, pengeluaran untuk produksi/budi daya pertanian yang merupakan ladang penghidupannya yang mencakup biaya operasional produksi dan investasi atau pembentukan barang modal. Unsur kedua ini hanya mungkin dilakukan apabila kebutuhan pokok petani telah terpenuhi; dengan demikian investasi dan pembentukan barang modal merupakan faktor penentu bagi tingkat kesejahteraan petani. Perkembangan harga barang kebutuhan petani baik untuk konsumsi maupun produksi ditunjukkan oleh indeks harga yang dibayar petani (Ib). Dengan membandingkan perkembangan harga It dengan Ib dalam satu parameter, yaitu NTP maka dapat diketahui apakah peningkatan pengeluaran untuk kebutuhan petani dapat dikompensasi dengan pertambahan pendapatan petani dari hasil produksinya. Atau sebaliknya, apakah kenaikan harga panen dapat menambah pendapatan petani yang pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan kata lain, NTP menunjukkan pula daya tukar (term of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa konsumsi.

Metrics

  • 146 kali dilihat
  • 92 kali diunduh

Penerbit

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Badan Litbang Pertanian) adalah salah satu lembaga y... tampilkan semua