Pengaruh Workload Dan Spesialisasi Auditor Terhadap Kualitas Audit Dengan Kualitas Komite Audit Sebagai Variabel Pemoderasi

Liswan Setiawan • Fitriany Fitriany

Abstrak

This research aims to find empirical evidence about the impact of workload and specialization of auditors on audit quality. This research will also examine whether the quality of the audit committee can strengthen or weaken impact of workload and specialization on audit quality. This research uses four measures of workload. The results of this research indicate that the workload has a negative impact on audit quality and audit committee reduces the negative impact of workload on audit quality. One regression found that specialization has a positive effect on the quality of audit but the audit committee has no role to strengthen the positive effect of specialization on audit quality. These results indicate that when the auditor is a specialist, the audit committee has no effect in improving the audit quality. The implications from this study is that accounting firm must consider the workload of their auditor. Government also need to consider rules on workload in an accounting firm to maintain audit quality. The role of audit committees also needs to be increased because it is proved can reduce the negative impact of workload to audit quality. Keywords: audit quality, workload, auditor specialization, audit committee Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh langsung workload, spesialisasi, dan kualitas komite audit terhadap kualitas audit serta menguji peran komite audit dalam memperkuat atau memperlemah pengaruh workload dan spesialisasi terhadap kualitas audit. Penelitian ini menggunakan empat pengukuran workload. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja memiliki dampak negatif terhadap kualitas audit dan komite audit mengurangi dampak negatif dari workload terhadap kualitas audit. Salah satu regresi menemukan bahwa spesialisasi berpengaruh positif pada kualitas audit namun komite audit tidak berperan dalam memperkuat pengaruh positif dari spesialisasi terhadap kualitas audit. Hasil ini menunjukkan bahwa ketika auditor adalah seorang spesialis, komite audit tidak berpengaruh dalam meningkatkan kualitas audit. Implikasi dari penelitian ini bahwa kantor akuntan harus mempertimbangkan beban kerja auditor mereka. Pemerintah juga perlu mempertimbangkan aturan tentang beban kerja di sebuah KAP untuk mempertahankan kualitas audit. Peran komite audit juga perlu ditingkatkan karena terbukti dapat mengurangi dampak negatif dari beban kerja terhadap audit kualitas.

Metrics

  • 110 kali dilihat
  • 64 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia

Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia (JAKI) diterbitkan oleh Departemen Akuntansi Fakultas Eko... tampilkan semua