Pengaruh Metode Latihan Lari Percepatan dan Lari Interval terhadap Keterampilan Bermain Sepakbola

Muhammadiah

Abstrak

Kunci keberhasilan dalam permainan sepakbola adalah penguasaan keterampilan dasar bermain sepakbola harus dimiliki pemain sepakbola, hal ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya pemerintah daerah Kabupaten Pidie Jaya melakukan pembinaan olahraga dengan cara merangsang dan meningkatkan kegiatan olahraga di sekolah-sekolah dalam rangka menjaring calon-calon atlet berbakat. Berdasarkan hasil observasi di klub Ps.Smansa SMA Negeri I Meureudu dapat digambarkan bahwa para pemain masih kurang menguasai keterampilan dasar bermain sepakbola khususnya keterampilan kecepatan menggiring bola (dribbing) sehingga bola dapat dengan mudah direbut oleh lawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan metode latihan lari percepatan dan metode latihan lari interval terhadap keterampilan bermain sepakbola pada klub Ps.Smansa SMA Negeri 1 Meureudu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan metode quasi-eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design atau (pretest-posttest control group design) dalam bentuk tes keterampilan dengan mengambil sampel 40 orang siswa putra anggota klub Ps.Smansa SMA Negeri 1 Meureudu, dengan teknik mathcing pairing berdasarkan perolehan rangking pada nilai pretest ditentukan dua kelompok sampel yang masing-masing berjumlah 20 orang. Kelompok I diberi metode latihan lari percepatan dan kelompok II diberi latihan lari interval. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan dasar bermain sepakbola (soccer test). Teknik analisis data menggunakan uji t (uji beda rata-rata). Hasil penelitian terhadap pengaruh metode latihan lari percepatan dan latihan lari interval memperoleh nilai t hitung sebesar 2,100 sedangkan nilai t tabel 2,024, maka t hitung lebih besar dari t tabel (2,100 > 2,024) dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan dasar bermain sepakbola khususnya keterampilan menggiring bola (dribbling), dimana pada metode latihan lari percepatan memperoleh nilai rata-rata 32,40 dan nilai rata-rata, sedangkan pada metode latihan lari interval memperoleh nilai 29,900, ini membuktikan bahwa metode latihan lari interval lebih berpengaruh dari pada metode latihan lari percepatan dalam meningkatkan keterampilan bermain sepakbola khususnya keterampilan menggiring bola pada klub Ps.Smansa SMA Negeri 1 Meureudu.

Metrics

  • 116 kali dilihat
  • 83 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Administrasi Pendidikan Program Pascasarjana Unsyiah

Administrasi Pendidikan merupakan suatu bidang ilmu yang terus berkembang melalui proses pengkaji... tampilkan semua