Budaya Organisasi dan Kepuasan Kerja Studi Kasus FISIP UNPAR

Hariandja, Marihot Tua Efendi • Sembiring, Sentosa
Artikel jurnal Jurnal Administrasi Bisnis Unpar • 2014

Abstrak

Budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suatu organisasi sebagaisebuah unit sosial yang mempunyai tujuan, yang dalam interaksi anggotanyaakan membentuk nilai-nilai dan norma berperilaku yang dianggap dapat menyelesaikantantangan-tantangan organisasi untuk mencapai tujuannya. Demikian juga FisipUnpar sebagai sebuah organisasi akan membentuk type budaya tertentuPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan type budaya organisasi yangberkembang saat ini di Fisip unpar berdasarkan typologi budaya organisasi power,role, achiement, dan support culture sebagai salah satu klasikasi yang dikemukakanoleh para ahli, kemudian type budaya apa yang diharapkan anggota, apakah budayasaat ini berbeda dengan harapan anggota, kemudian apakah semakin kecil perbedaanantara budaya saat ini dengan harapan mempunyai hubungan dengan kepuasan kerja.Penelitian dilakukan melalui studi kasus dengan pengumpulan data melalui persepsipara anggota terhadap sejumlah dimensi atau indikator type budaya yang telahdikembangkan para ahli dengan tehnik kuessioner, yang hasilnya di analisis melaluiperhitungan rata, uji beda dan korelasi statistik.Hasil penelitian menunjukan orientasi budaya saat ini dengan urutan tertinggi kerendah adalah Orientasi Role Culture rata-rata 35,40, Orientasi Achievement Culture33,91, Orientasi Support culture, 30,60 dan orientasi power culture. 30,04. Kemudiantipe Orientasi budaya yang diharapkan berbeda dengan yang terjadi saat ini denganurutan Orientasi Achievement Culture rata-rata 41,51, Orientasi Role Culture 34,51,Orientasi Support Culture 30,53. Orientasi Power Culture 23,20.Selanjutnya analisis kuantitatif sejauh mana perbedaan antara budaya saat inidengan yang diharapkan cukup signifikance atau tidak, Berdasarkan analisis pairssamples test yang dilakukan melalui SPSS Versi 20 perbedaan yang cukup signifikanada pada orientasi Achievement culture, Power culture. Kemudian analisis perbedaanper elemen masing-masing budaya saat ini dengan harapan terdapat sejumlah elemenyang berbeda secara signifikan.Tingkat kepuasan kerja karyawan yang diukur melalui 6 dimensi yaitu pekerjaanyang dilakukan, sistim imbalan, hubungan dengan atasan, hubungan denganrekan kerja, pengembangan diri, dan sarana dan prasarana, dengan skala sangatmemuaskan, puas, cukup puas dan tidak puas termasuk dalam kategori memuaskan.Hubungan antara budaya dengan kepuasan kerja yaitu semakin kecil perbedaanantara orientasi budaya saat ini dengan orientasi budaya yang diharapkan semakin tinggi kepuasan kerja, dengan menggunakan uji korelasi spearman yang dihitungdengan program SPSS versi 20 tidak mempunyai hubungan yang berarti.Dari orientasi budaya yang diharapkan dimana achievement culture yang tertinggi,dan adanya perbedaan yang signifikan dimana yang terjadi saat ini lebih rendahdengan harapan, perlu dilakukan peningkatan. Dan Orientasi power culture dimanaterdapat perbedaan yang signifikan saat ini lebih tinggi dari harapan perlu dilakukanpengurangan.

Metrics

  • 45 kali dilihat
  • 35 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Administrasi Bisnis Unpar

Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) adalah jurnal ilmiah Ilmu Administrasi Binis, diterbitkan oleh C... tampilkan semua