BOS Tak Konsisten: Pencapaian Pendidikan Dasar Gratis yang Berkualitas Terhambat

Lukman Hakim
Brief Article 33 Indonesia • April 2015 Indonesia

Abstrak

Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak mampu menghapus iuran di jenjang pendidikan dasar sehingga meng­hambat kebijakan pendidikan dasar gratis berkualitas. Masih tingginya iuran di sekolah/madrasah karena dana BOS tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional sekolah. Hal ini disebabkan: Pertama biaya satuan BOS kurang dari semesti-nya (under estimated). Kedua biaya satuan BOS sama antar kabupaten/kota. Studi Article 33 menemukan bahwa biaya satuan BOS saat ini tidak sesuai dengan semestinya (under estimated). Hal ini disebabkan karena pemerintah memperbolehkan sekolah menggunakan dana BOS untuk keperluan di luar operasional non personalia. gaji guru dan tenaga honorer masih diperbolehkan diambil dari dana BOS dengan batasan maksimal 15% dari total dana BOS yang diterima sekolah. Hal lain yang menyebabkan dana BOS under estimated karena besaran biaya satuan BOS sama antar kabupaten/kota dengan basis perhitungan yang berlaku di DKI Jakarta. Daerah-daerah yang memiliki indeks biaya pendidikan tinggi seperti di sebagian wilayah Indonesia Timur, dana BOS pastinya tidak cukup. Terlebih daerah-daerah tersebut pada umumnya memiliki kapasitas fiskal rendah.

Metrics

  • 114 kali dilihat
  • 68 kali diunduh

Penerbit

Article 33 Indonesia

Article 33 merupakan lembaga advokasi kebijakan berbasis penelitian didirikan pada tahun 2009 fok... tampilkan semua

Penyandang Dana

USAID

United States Agency for International Development disingkat USAID atau dalam bahasa Indonesia Ba... tampilkan semua