“Tiap Hari Asyura, Tiap Bulan Muharram”: Paradigma Karbala dan Protes Politik Kaum Syi`ah

Ihsan Ali-Fauzi
Kertas Kerja PUSAD Paramadina • November 2009 Iran • Irak • USA

Abstrak

Sejak Republik Islam Iran berada di bawah kepemimpinan Ayatullah Ruhullah Khomeini, yang berhasil menjatuhkan Shah Iran lewat sebuah revolusi Islam pada 1979, negara berpenduduk mayoritas Muslim Syi`ah itu dikenal sebagai musuh bebuyutan Amerika Serikat (AS). Tetapi Iran, juga warga Muslim Syi`ah pada umumnya di negara-negara lain, layak berterimakasih kepada pemerintahan AS setidaknya untuk satu hal. Invasi militer AS ke Irak, pada awal musim semi tahun 2003, telah berhasil menyingkirkan Saddam Hussein, diktator Irak, dari kekuasaan yang telah hampir setengah abad dipegangnya. Dan dengan begitu, penduduk Syi`ah Irak, kelompok mayoritas di negara yang didominasi Muslim Sunni itu, mulai bebas menjalankan ritual agama mereka. Ini perkembangan penting baru, karena sebelumnya, khususnya pada dekade 1980-an, Iran terlibat dalam sebuah perang terbuka dan mematikan dengan Irak, yang kala itu turut dibantu AS. Pengaruh “hilangnya” Saddam di Irak itu amat terasa khususnya pada setiap bulan Muharram (bulan pertama dalam kalender Islam), persisnya ketika Muslim Syi`ah menjalankan peringatan Asyura, salah satu ritual penting Islam Syi`ah. Hal itu karena lokus utama upacara ritual ini adalah kota Karbala, satu kota penting umat Syi`ah, yang kini terletak di Irak. Pada tahun 2008, peringatan Asyura (artinya: hari kesepuluh, dari bulan Muharram) itu, yang bertepatan dengan pertengahan Januari 2008, berlangsung meriah. Menurut berbagai laporan media massa, sekitar dua setengah juta kaum Syi`ah, baik yang berasal dari Irak maupun yang bukan, meramaikan jalan-jalan dan lembah-lembah Karbala.† Dengan beragam cara, mereka mengenang kesyahidan Imam Husein, cucu Nabi Muhammad Saw., dari perkawinan Ali bin Abi Thalib dengan putrinya Fathimah, yang oleh kaum Syi`ah dipandang salah satu imam mereka.

Metrics

  • 132 kali dilihat
  • 72 kali diunduh

Penerbit

PUSAD Paramadina

Pusat Studi Agama dan Demokrasi, Universitas Paramadina (PUSAD Paramadina) adalah lembaga otonom ... tampilkan semua