Citraan Dalam Kumpulan Puisi Mangkutak Di Negeri Prosaliris Karya Rusli Marzuki Saria

Laila, M.Pd, Aruna
Journal article Jurnal Gramatika • 2016

Abstrak

Puisi sebagai karya sastra diciptakan untuk memberikan gambaran yang jelas, untuk menimbulkan suasana yang khusus, untuk membuat lebih hidup gambaran dalam pikiran dan penginderaan, dan juga untuk menarik perhatian. Gambaran-gambaran angan dalam sajak disebut citraan. Lewat puisi, seorang penyair dapat menciptakan imaji yang segar dan hidup serta berada dalam puncak keindahan. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah citraan dalam kumpulan puisi Mangkutak di Negeri Prosaliris karya Rusli Marzuki Saria. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis-jenis citraan yang terdapat dalam kumpulan puisi Mangkutak di Negeri Prosaliris karya Rusli Marzuki Saria. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tertulis berupa citraan yang terdapat dalam kumpulan puisi Mangkutak di Negeri Prosaliris karya Rusli Marzuki Saria. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah teknik baca catat. Berdasarkan hasil analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa citraan-citraan yang terdapat dalam kumpulan puisi Mangkutak di Negeri Prosaliris karya Rusli Marzuki Saria secara keseluruhan memiliki citraan. Citraan yang paling dominan ditemukan dalam kumpulan puisi Mangkutak di Negeri Prosaliris adalah citraan penglihatan. Sedangkan yang paling dominan untuk yang kedua adalah citraan pendengaran. Sedangkan citraan yang paling sedikit ditemukan adalah citraan gerak.

Metrics

  • 197 kali dilihat
  • 90 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Gramatika

Jurnal Gramatika adalah jurnal yang diterbitkan dua kali setahun (April dan Oktober) oleh Program... tampilkan semua