Kajian Karakteristik Proses Pengeringan Jamur Tiram (Pleurotus SP.) Menggunakan Mesin Pengering Vakum

Ali Asgar • S. Zain • A. Widyasanti • A. Wulan
Journal article Jurnal Hortikultura • Desember 2013

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 11 pages)

Abstrak

Jamur tiram memiliki karakteristik mudah rusak karena adanya kandungan air yang tinggi dalam jamur tiram, sehingga memungkinkan terjadinya aktivitas enzim. Penghambatan aktivitas enzim tersebut dapat dilakukan dengan cara pengeringan. Pengeringan dengan menggunakan mesin pengering vakum merupakan cara yang efektif untuk jamur tiram karena dapat menghasilkan jamur tiram yang kualitasnya baik. Penelitian dilakukan di Laboratorium Pascapanen Balai Penelitian Tanaman Sayuran dari Bulan April - Agustus 2012. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui pengaruh proses pengeringan vakum terhadap laju pengeringan, rasio pengerutan, rasio rehidrasi, dan warna jamur kering. Rancangan yang digunakan ialah acak kelompok pola faktorial yang terdiri atas dua faktor. Faktor pertama ialah suhu pengeringan yang terdiri atas dua taraf (50 dan 60oC) dan faktor kedua ialah tekanan vakum dua taraf (10 dan 20 kPa) dengan enam kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang paling optimal dalam proses pengeringan jamur tiram bagian tudung dan tangkai ialah pada suhu 60oC dengan tekanan vakum 20 kPa. Implikasi dari penelitian ini ialah dapat memberikan manfaat bagi para pengusaha jamur tiram terutama yang bergerak dalam perdagangan ekspor jamur tiram dalam bentuk kering.

Metrik

  • 259 kali dilihat
  • 1192 kali diunduh

Jurnal

Jurnal Hortikultura

Jurnal Hortikultura (J.Hort) memuat artikel primer yang bersumber dari hasil penelitian hortikul... tampilkan semua