Metrik

  • visibility 309 kali dilihat
  • get_app 583 downloads
description Journal article public Agrimeta

Kontribusi Kearifan Lokal Terhadap Konservasi Lahan Kritis

I. Made Tamba
Diterbitkan 2011

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mengetahui penerapan kearifan lokal dalam konservasi lahan kritis di Desa Batur Tengah; dan 2) mengetahui kontribusi kearifan lokal dalam konservasi lahan kritis di Desa Batur Tengah. Populasi penelitian ini adalah seluruh petani yang ada diwilayah Desa Batur Tengah. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode quota sampling, yaitu sebanyak 30 orang petani yang tergabung dalam kelompok tani dan 30 orang petani yang tidak tergabung dalam kelompok taniBerdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan sebagai berikut. 1) Penerapan kearifan lokal dalam konservasi lahan kritis di Desa Batur Tengah berada dalam kategori baik. 2) Kontribusi penerapan kearifan lokal dalam konservasi lahan kritis di Desa Batur Tengah berada dalam kategori cukup tinggi. 3) Faktor pendukung penerapan kearifan lokal dalam konservasi lahan kritis di Desa Batur Tengah adalah faktor dukungan masyarakat, pemerintah, pengamalan warga terhadap falsafah Tri Hita Karana dan landasan operasional “paras paros selulung subayantaka sarpanaya”. 4) Faktor penghambat penerapan kearifan lokal dalam konservasi lahan kritis di Desa Batur Tengah adalah hambatan ekonomi, teknologi, kelembagaan dan hambatan fisik. Berdasarkan kesimpulan di atas, maka dapat disarankan sebagai berikut. Kepada warga masyarakat agar meningkatkan kualitas penerapan kearifan lokal dalam konservasi lahan kritis sehingga kontribusi penerapan kearifan lokal dalam konservasi lahan kritis menjadi lebih tinggi Kepada Bendesa adat agar melaksanakan kearifan local secara lebih bijaksana. Kepada Pemerintah Daerah melalui Camat Kintamani agar lebih intensif memantau penerapan kearifan local dalam konservasi lahan kritis.

Full text

 

Metrik

  • visibility 309 kali dilihat
  • get_app 583 downloads